Selasa, 14 April 2026

COVID 19

Pedagang di Kota Jayapura Angkat Bicara Soal Rencana PPKM Mikro

"Yah kalau memang (pasien) covid banyak, tidak apa kalau dilakukan pembatasan lagi, asalkan batas waktunya dikasi lebih panjang,” kata Yohana.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin

Laporan Wartawan Tribun- Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Penjual pinang dan pedagang makanan di Kota Jayapura angkat bicara soal perencanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Papua.

Ibu Yohana (55), pedagang makanan di PTC Entrop, Kelurahan Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua mengatakan setuju asal pembatasan dilonggarkan.

"Yah kalau memang (pasien) covid banyak, tidak apa kalau dilakukan pembatasan lagi, asalkan batas waktunya dikasi lebih panjang,” kata Yohana.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Arnold Tiniap: Kita Akan Lumpuh

Dikatakan, untuk PPKM Mikro, jangan seperti awal-awal covid-19 masuk ke Papua yang mana pembatasan aktifitas hingga pukul 14.00 WIT.

“Kalau nanti seperti itu, kami pedagang yang rugi, karena aktifitas jual-beli terjadi pada pukul 09.00 WIT,” kata wanita asal Kota Bayuwangi, Jawa Timur.

Sementara Elisabet, (25) pedagang pinang di lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura memberi jawaban yang sama juga seperi ibu Yohana.

Sekadar diketahui, dalam upaya untuk terus menekan laju penularan covid-19, maka pemerintah Provinsi Papua akan mengeluarkan surat edaran pada, Kamis (1/7/2021) terkait pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved