KKB PAPUA
Polda Papua Siapkan Tim Pascapenembakan Empat Pekerja Bangunan di Yahukimo
Kapolda Papua menyebutkan saat ini pihaknya telah menyiapkan tim khsusus penanganan KKB di Yahukimo pasca tewasnya empat pekerja bangunan
Penulis: Arni Hisage | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pascaaksi penembakan dan kekerasan KKB di Yahukimo, Kepolisian daerah Papua kini menyiapkan tim melakukan pengamanan bagi warga di lokasi kejadian.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebutkan saat ini pihaknya masih menyusun langkah tepat dalam penindakan terhadap KKB di Yahukimo.
Baca juga: KKB Papua Makin Terdesak, Berikut Capaian Satgas Nemangkawi dari Januari hingga Juni 2021
“Kami masih lakukan penanganan yang baik untuk Yahukimo pasca aksi KKB,” ucapnya, ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin (28/6/2021)
Kata Kapolda, tim itu nantinya juga akan membackup pengamanan ketika akan dilakukan olah tempat kejadian perkara penembakan.
Baca juga: 50 Pekerja di Yahukimo yang Kabur dari KKB Ditemukan, Polda Papua: Tapi 1 Mandor Belum Ketahuan
Sementara kapan akan dilakukan olah TKP, lanjut Kapolda, masih dibutuhkan waktu dan proses.
“Tim sudah dipersiapkan. Kita butuh waktu kesana ,” ujarnya.
Baca juga: 4 Jasad Warga Sipil Korban KKB Tendius Gwijangge Berhasil Dievakuasi, Aparat Gunakan 3 Helikopter
KBB pimpinan Tendius Gwijangge melakukan aksi kekerasan di Kampung Bingky Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Kamis (18/6/2021) lalu.
Dalam kejadian itu lima orang warga menjadi korban, dimana empat pekerja bangunan tewas, seorang warga lokal luka tembak.
Baca juga: Pelaku Penembakan Lima Warga di Yahukimo Ulah KKB, TNI Sebut Kepala Suku Ikut Jadi Korban
Proses evakuasi para korban oleh aparat gabungan sempat terkendal saat menerima laporan tersebut.
Dari Ibukota Yahukimo menuju lokasi kejadian bejarak 40 Km, dan menyebrangi sungai tanpa melintas jembatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/brimob-polri-melakukan-penjagaan-dan-penyisiran-usai-penyerangan-teroris.jpg)