Sosok Pegulat Papua, Andrewl Sada Kenal Gulat Dari Sang Kakek
Andrewl Sada, lelaki asal Biak itu diajari gulat dari sang kakek, namun lebih menyukai sepak bola.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Lelaki asal Biak itu diajari gulat dari sang kakek, namun lebih menyukai sepak bola.
Pegulat Andrewl Sada lahir di Biak, 18 Oktober 1995. Kini telah dipersiapkan untuk mewakili Papua dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.
Lelaki dengan tinggi badan 172 cm itu mulai sekolah di Sekolah Dasar (SD) Inpres Ridge 2 Biak.
Kemudian lanjut di Sekolah Menengah Pertama (SMP) YPK 1 Biak. Setelah itu, melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Teluk Wondama.
Awalnya, Andrewl mengenal gulat dari sang kakeknya Yance Sada yang mengajari gulat.
Sang kakek juga seorang legend olahraga Gulat di Papua. Pada masa kejayaannya, Yance Sada pernah mempersembahkan 5 medali emas di SEA Games dan Asian Games.
Baca juga: Untuk Jaga Nama Baik Papua Jelang PON XX, Ketua Pemuda Adat Minta Warga Tak Demo ke Jalan
Walaupun sudah diajari Gulat sejak kecil oleh sang kakek, namun Andrewl lebih tertarik dengan sepak bola.
Andrewl baru termotivasi ketika ia mendapat kesempatan untuk bertanding dalam sebuah event Gulat ke Jakarta dan daerah lainnya di Pulau Jawa.
Baca juga: Gelar Bimtek Sekda Berharap Bendahara OPD Harus Kuasai SIPD
Dalam sepak terjangnya, Andrewl pernah mengikuti Pra PON 2015 di Malang Jawa Timur.
Lalaki asal Biak itu pernah mewakili Provinsi Papua Barat dalam kejuaraan senior U-23 di Grobongan, Jawa Tengah, dan keluar sebagai juara tiga.
PON XX Papua
Terkait PON XX Papua 2021 mendatang, Andrewl menargetkan meraih satu medali emas.
"Saya ingin persembahkan yang terbaik untuk Papua, satu emas dari Cabor Gulat saya pastikan untuk Bumi Cenderawasih," katanya kepada Tribun-Papua.com ketika dikonfirmasi dari Jayapura, Selasa (29/6/2021).
Kini, ia bersama tim Gulat Papua tengah berlatih dalam rangka persiapan PON dalam pemusatan latihan, di Kota Kembang Bandung, Jawa Barat.
Baca juga: Ferran Torres, 3 Pemain Spanyol dalam Satu Wujud
"Kami disini masih fokus latihan, untuk jadwal cukup padat, satu hari 3 kali sesi latihan, kecuali hari minggu," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/andrewl-sada.jpg)