EURO 2020
Ini Alasan Warga Papua Selalu Dukung Timnas Belanda
Setiap ajang sepakbola Piala Dunia atau Euro,orang Papua selalu mendukung Tim Sepak Bola Belanda.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Setiap ajang sepakbola Piala Dunia atau Euro,orang Papua selalu mendukung Tim Sepak Bola Belanda.
Mengapa demikian, karena Papua merupakan wilayah kolonial Belanda sejak 1945
hingga 1962.
Ketua Stand Up Comedy Indo Jayapura, Arnold Kobogau menyebutkan semua orang punya hak untuk mendukung tim manapun.
Secara pribadi, ia mendukung Timnas Belanda dengan beberapa alasan.
Baca juga: Jadwal Lengkap Babak Perempat Final EURO 2020: Timnas Belgia Vs Italia, Timnas Swiss Vs Spanyol
"Saya dukung Timnas Belanda meski mereka tidak kenal saya juga Pastinya," katanya kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Kamis (1/7/2021).
Banyak hal yang Belanda dulu lakukan untuk tete nene moyang kita. Mulai dari pendidikan, kesehatan, bahkan pemahaman tentang Tuhan.
"Pokoknya mereka punya cerita hebat dengan Belanda," ujarnya.
Baca juga: Portugal dan Prancis Tersingkir dari Babak 16 Besar EURO 2020, Ini Catatan Keduanya
Menurut dia, Belanda memiliki pemain legendaris dan hebat yang berdarah Maluku,tetangga dekat Papua.
"Saya suka Timnas Belanda karena memberikan suasana berbeda dalam bermain sepak bola. Seni bermain cepat dan Akurat," kata Arnold.
Ia memilih mendukung tim yang melakukan banyak hal dulu,demi generasi Papua.
Baca juga: Tugas Baru Kylian Mbappe di Timnas Perancis saat EURO 2020 Buat Bingung, Sebelumnya Milik Griezmann
Berbeda dengan Dennis Bergkamp Rumbiak (27), salah satu warga asal Polimak, Distrik Jayapura Selatan. Denis juga penggemar berat Timnas Belanda sejak duduk di bangku kuliah pada 2012.
"Saya sudah lama mendukung Timnas Belanda, karena nama saya sama dengan salah satu pemain Belanda Denis Berkamp," ujarnya.
Nama Denis Bergkam dulunya salah satu pemain Timnas Belanda yang memiliki karir sangat bagus.
Baca juga: Akan Hadapi Ceko di Babak 16 Besar EURO 2020, Gelandang Timnas Belanda Tak Mau Anggap Remeh Lawan
Selain nama, menurut dia, Belanda pernah berbuat untuk parang orangtua yang hidup dizaman Belanda masih menguasai Papua.
"Cerita orangtua dulu, kitong (kita-red) pu tete nene dong (mereka-red) dikasih sekolah sama Belanda dan diajarkan bekerja di berbagai bidang," katanya.
"Sampe sekarang masih terbukti, salah satunya berupa bangunan rumah, gedung yang sampe sekarang tong masih bisa lihat buktinya," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/21062021-timnas-belanda.jpg)