ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

COPA AMERICA 2021

Brasil vs Cile: Ben Menantang Neymar

Siapa sangka Ben Brereton, penyerang yang sempat memperkuat timnas Inggris U-19, ternyata menjadi pemain Cile paling cemerlang di penyisihan grup A.

Editor: Roy Ratumakin
TWITTER.COM/COPAAMERICA
COPA AMERICA 2021 - Neymar saat menjalani latihan. 

TRIBUN-PAPUA.COM  - Ben Brereton pasti tak pernah membayangkan tahun 2021 ini kariernya melesat begitu pesat.

Mei lalu, striker tim divisi Championships Inggris, Blackburn Rovers  ini mendapat telepon mengejutkan dari pelatih Cile, Martin Lasarte yang memanggilnya ke dalam skuat tim nasional untuk kualifikasi Piala Dunia 2022.

Untuk pemain yang berkiprah di divisi dua Inggris, dan baru berusia 22 tahun, panggilan itu terasa mengejutkan.

Baca juga: Prediksi Perempat Final Copa America 2021: Brasil Punya Jalan Mulus ke Final

Terlebih, dia sama sekali tak bisa bahasa Cile yang berinduk kepada bahasa Spanyol karena Brereton lahir di Stoke-on Trent Inggris 18 April 1999 lalu.

Koneksinya dengan Cile adalah lantaran ibunya lahir di sana.

Dia kemudian dipanggil lagi memperkuat Cile di ajang Copa America.

Dan, siapa menyangka, penyerang yang sempat memperkuat timnas Inggris U-19, dan U-20 ini ternyata menjadi pemain Cile paling cemerlang di penyisihan grup A.

Dia bahkan melewati bayangan dua seniornya, Arturo Vidal, dan Alexis Sanchez untuk membawa Cile ke perempatfinal.

Cile memang susah payah di penyisihan grup. Mereka butuh figur baru yang bisa memberikan pembeda. Dan, hal itu, ajaibnya lahir dari sosok Brereton.

Di laga pertama, tim berjuluk La Roja ini menahan Argentina 1-1. Di laga kedua, mereka mengalahkan Bolivia 1-0.

COPA AMERICA 2021 - Penyerang timnas Brasil, Neymar
COPA AMERICA 2021 - Penyerang timnas Brasil, Neymar (TWITTER.COM/COPAAMERICA)

Gol semata wayang itu lahir dari kaki Brereton. Sebuah gol indah dalam debut penuhnya untuk negara barunya.

Gol itu pula yang menjadi satu-satunya pembawa kemenangan La Roja. Di laga selanjutnya mereka imbang 1-1 kontra Uruguay, dan terakhir digebuk Paraguay 0-2.

Cile toh tetap lolos sebagai peringkat empat di grup A, yang hanya diisi lima peserta. Mereka unggul dari Bolivia si juru kunci yang mengantongi nilai nol.

Dengan Vidal masih jauh dari performa terbaiknya, dan Alexis Sanchez masih cedera, tidak berlebihan untuk mengatakan harapan Cile untuk mengejutkan Brasil tergantung kepada pemain kejutan mereka.

Baca juga: Daftar Top Skor dan Jadwal Perempatfinal Copa America 2021, Lionel Messi Memimpin

"Ini adalah kesempatan besar bagi Ben, tetapi juga sulit, untuk bermain di tim yang tidak berbicara bahasa yang dia gunakan. Dia berusaha keras untuk mengerti. Rekan satu timnya juga banyak membantu. Ada beberapa yang memberinya petunjuk tentang bahasa dan budaya juga,” kata pelatih Lasarte.

Brereton akan berpartner dengan Eduardo Vargas di lini depan dalam formasi 4-3-3.

“Kami mampu beradaptasi dengan sangat baik dengan Ben, dia tidak tahu bahasa Spanyol tetapi kami saling memahami dengan baik di lapangan,” katanya dikutip dari Goal International.

Namun, lawan yang dihadapi dalam perempatfinal di Stadion Nilton Santos, Rio de Janeiro, Jumat (3/7/2021) pagi besok adalah Brasil, lawan sungguh sangat menakutkan.

COPA AMERICA 2021 - Timnas Chile saat melawan timnas Paraguay. Dalam laga tersebut, Chile kalah 0-2 dalam lanjutan kompetisi Copa America 2021.
COPA AMERICA 2021 - Timnas Chile saat melawan timnas Paraguay. Dalam laga tersebut, Chile kalah 0-2 dalam lanjutan kompetisi Copa America 2021. (TWITTER.COM/COPAAMERICA)

Tim Samba, selain juara bertahan, juga bermain di kandang sendiri.

Selecao tidak pernah kalah dalam pertandingan kompetitif sejak Piala Dunia 2018 dan, hingga hasil imbang 1-1 kontra Ekuador  (28/6/2021), mencatatkan 11 kemenangan beruntun dalam kompetisi resmi.

Patut dicatat, laga kontra Ekuador tak lagi menentukan karena mereka sudah pasti lolos, dan karenanya pelatih Tite memasang para pemain pelapis dengan Neymar, Richarlison, serta Casemiro dicadangkan.

Peluang Cile terlipat tipis untuk menang pagi ini.

Tapi, mereka punya beberapa alasan untuk optimistis. Pertama, mereka punya pengalaman cukup mumpuni dalam pertandingan besar seperti ini.

Mereka juga punya penyerang yang setiap Copa selalu menjadi lebih tajam dari biasanya, Eduardo Vargas.

Striker Klub Brasil, Atletico Mineiro  berusia 31 tahun ini sedang mengincar gol ke-15 di Copa, untuk jadi topskor Cile.

Dengan kematangan Vargas, dan kejutan dari Brereton, Cile setidaknya siap menyengat, membari kejutan untuk tim Samba. Dan Brereton, mungkin tak pernah mebayangkan sebelumnya, akan bermain satu lapangan melawan idolanya, Neymar di laga ini. (*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved