Breaking News:

Putaran 16 Besar Piala Eropa, Penjualan Bendera di Kota Jayapura Lesuh

Pulangnya beberapa tim raksasa di Piala Eropa seperti Belanda dan Jerman, sangat berdampak bagi penjual bendera di kota Jayapura

Tribun-Papua.com
pedagang bendera di Kawasan Abepura, Kota Jayapura 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tio Effendy

TRIBUN.PAPUA.COM, JAYAPURA – Dampak dari gugurnya beberapa tim ternama diputaran 16 besar Piala Eropa 2020, sangat berpengaruh pada penjualan bendera di Kota Jayapura.

Pedagang bendera tim Euro, Irwa mengaku kurang beruntung di turnamen Piala Eropa 2020.

Baca juga: Warga Kota Jayapura Ikut Meriahkan Piala Eropa 2020 dan Copa America 2021

“Stok bendera tim Belanda dan Jerman masih ada 5 lusin. Kalau sudah tidak main ya tidak terjual, padahal suporter mereka yang paling banyak," ujar Iwan.

Meski tidak laku saat ini, bendera tersbut akan kembali di jual empat tahun kedepan.

“Ya tidak balik modal, nanti piala Eropa berikutnya baru jual mas,” ucapnya.

Baca juga: Atlet Baseball Papua Punya Jagoan Masing-masing di Ajang Piala Eropa 2020

Sementara itu hal senada pun diucapkan Amri pria asal Ambon yang baru tahun ini berjualan bendera dan aksesoris Piala Eropa disekitar lampu merah Abepura.

"Tiap pertandingan saya gemetar, apalagi spanyol ketemu Italia di semifinal, hanya satu yang akan lolos, sedangkan suporter mereka di kota Jayapura yang masih tersisa, hanya sedikit yang mau dukung inggris apalagi Denmark mas, jelas tak ada," tutup Amri.

Salah satu suporter Jerman, Yusuf mengaku baru saja beli bendera jerman atas hasil tabungannya.

Namun saying. Tim kebanggaanya kalah.

"Saya baru beli bendera dari tabungan saya, malamnya jerman kalah dari Inggris, saya kesal mau saya buang tapi nanti disalahgunakan orang jadi saya simpan rapi saja benderanya," tutup Yusup

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved