ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

KESEHATAN

Manfaat Cokelat bagi Kesehatan

Penelitian mengungkapkan cokelat dapat membantu melindungi dari sinar UV yang berbahaya. Hanya, disarankan memilih cokelat yang rendah gula.

Kompas.com
Coklat Hitam atau Dark Chocolate 

TRIBUN-PAPUA.COM - Cokelat merupakan makanan yang berasal dari buah kakao dan kemudian diolah menjadi bentuk bubuk atau batangan yang biasa kita nikmati.

Biji kakao ini sudah dimanfaatkan oleh penduduk asli Benua Amerika sejak ribuan tahun lalu.

Ada beberapa jenis cokelat yang biasa kita temui, seperti cokelat hitam, cokelat putih, dan cokelat susu.

Selain enak dikonsumsi, cokelat ternyata bisa bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Seiring perkembangan zaman, hampir beberapa bahan makanan dikelolah agar bisa menjadi sumber kesehatan bagi kulit.

Baca juga: Suka Makan Cokelat? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

Adalah cokelat yang kerap kali dihidangkan sebagai minuman, makanan bahkan menjadi masker kulit dan wajah.

Diketahui jika flavonol dan antioksidan dalam cokelat sangat kuat, maka bisa memerangi radikal bebas.

Berikut beberapa manfaat coklat bagi kesehatan kulit dan tubuh.

Penelitian mengungkapkan cokelat dapat membantu melindungi dari sinar UV yang berbahaya.

Tapi sebaiknya memilih cokelat yang rendah gula, karena kebanyakan gula justru bisa meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Selain itu coklat dapat memperbaiki otot.

Hanya, rajin olahraga, jangan lupa minum atau makan cokelat, karena disebut dapat memulihkan tubuh lebih cepat, terutama pada bagian otot.

Sebuah studi dari University of Texas di Austin menemukan bahwa atlet yang minum cokelat rendah lemak setelah latihan, bukan minuman olahraga berbasis karbohidrat atau minuman bebas kalori dapat mengalami pemulihan lebih cepat.

Bahkan untuk jenis dark chocolate mengandung berbagai nutrisi, seperti magnesium, serat, zat besi, mangan, potasium, dan mineral-mineral yang baik untuk tubuh lainnya.

Sehingga mampu memenuhi asupan lemak yang dibutuhkan oleh tubuh karena, tidak mengandung lemak jenuh dan lemak tidak jenuh.

Disarankan porsinya cukup dan tidak berlebihan pada saat mengkonsumsinya.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved