Jumat, 24 April 2026

KKB di Papua

Rentetan Kontak Senjata Aparat Keamanan Vs KKB, dalam 3 Hari Terjadi 2 Serangan

Pada Selasa (6/7/2021), personel TNI terlibat kontak senjata dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Editor: Claudia Noventa
Unsplash.com/@r1ppy
Ilustrasi Peluru - Kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terdengar di Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan aksinya dua kali dalam jarak waktu 3 hari.

Bahkan, dua serangan tersebut juga berakhir kontak senjata dengan aparat keamanan.

Dimulai pada Selasa (6/7/2021), personel TNI terlibat kontak senjata dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Peristiwa ini berlangsung di Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, sekitar pukul 11.40 WIT.

Dua hari setelahnya, atau Kamis (8/7/2021), KKB melepaskan tembakan ke acara bakar batu di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Tembakan tersebut kemudian dibalas oleh aparat keamanan yang berjaga di acara itu.

Baca juga: Belum Ada Sepekan, KKB Lakukan Serangan 2 Kali hingga Terjadi Kontak Senjata dengan Aparat Keamanan

Baca juga: Berakting akan Dibunuh Rentenir, Seorang Wanita di Medan Gelapkan Uang Arisan Rp 660 Juta

3 prajurit TNI terluka

Akibat baku tembak di Nduga, tiga prajurit TNI dari Satgas 310/KK mengalami luka.

"Betul. Saat ini ketiga prajurit yang luka sudah dievakuasi ke Timika dan dirawat di RS setempat dengan kondisi luka yang minor dan dalam keadaan baik," tutur Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, Rabu (7/7/2021).

Tiga personel yang terluka tersebut, yaitu Praka Sigit (luka tembak di pinggang), Pratu Masmur (luka terserempet peluru di bagian kepala), dan Prada Rudi (luka di bagian bibir atas terkena rekoset).

Yogo menjelaskan, kontak senjata bermula saat personel 310/KK hendak melakukan pendorongan logistik menggunakan helikopter.

Ketika berada di Kampung Yal, KKB menembaki personel TNI, hingga akhirnya terjadilah kontak senjata.

Kontak senjata di acara bakar batu

Kontak senjata di Distrik Ilaga berlangsung saat tradisi bakar batu.

Kegiatan tersebut diadakan sebagai bentuk syukur atas situasi keamanan yang mulai kondusif di wilayah setempat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved