Kamis, 28 Mei 2026

KKB Papua

Kontak Tembak Jarak Dekat dengan KKB, Ini Kondisi Briptu Kenny Karlos yang Terluka

Anggota Satgas Penegakan Hukum Newangkawi, Briptu Kenny Karlos yang menjadi korban penyerangan KKB dievakuasi ke Sentani, Kabupaten Jayapura.

Tayang:
Istimewa/HO
Aparat TNI-Polri yang bertugas di Papua - Anggota Satgas Penegakan Hukum Newangkawi, Briptu Kenny Karlos yang menjadi korban penyerangan KKB dievakuasi ke Sentani, Kabupaten Jayapura. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Anggota Satgas Penegakan Hukum Newangkawi, Briptu Kenny Karlos yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, dievakuasi ke Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (11/7/2021).

Briptu Karlos terluka saat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar Kali Ei, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Sabtu (10/7/2021) malam.

Hal ini diungkapkan Direktur Kriminal Umum Polda Papua Kombes Faisal Ramadani kepada Antara di Jayapura, Minggu.

"Kondisinya stabil dan dokter sedang menanganinya," ujarnya.

Baca juga: Kondisi Briptu Kenny Korban Tembak KKB Yahukimo Mulai Membaik

Baca juga: Ini Kata Dokter, Usai angkat 3 Proyektil dari Perut Polisi Korban Penembakan KKB di Yakimo

Menurut Ramadani, kontak tembak itu terjadi seusai anggota Satgas melakukan observasi di sekitar kawasan itu, yang sebelumnya dilaporkan sering terjadi pemalakan.

Saat hendak kembali ke Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, kontak tembak terjadi hingga menyebabkan satu anggota terluka.

 

Diperkirakan, anggota KKB juga ada yang terluka.

Sebab, saat itu kontak tembak terjadi dalam jarak yang relatif dekat.

Adapun Briptu Karlos saat ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja dan sedang ditangani tim dokter.

Dia menjelaskan, lokasi baku tembak itu berada di dekat Kampung Bingki yang menjadi lokasi penembakan dan penganiayaan warga sipil pada akhir Juni lalu.

"Lokasi baku tembak dengan KKB itu dekat dengan Kampung Bingki," kata Ramadani.

Penyerangan KKB sebelumnya

Sebelumnya, belum sampai sepekan Kelompok kriminal bersenjata (KKB) berulah sebanyak dua kali.

Bahkan, serangan KKB tersebut hanya berselang dua hari dan membuat dua kali kontak tembak terjadi dengan aparat keamanan.

Diketahui, personel TNI terlibat kontak senjata dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya, pada Selasa (6/7/2021).

Peristiwa ini berlangsung di Distrik Keneyam, Kabupaten Nduga, sekitar pukul 11.40 WIT.

Dua hari setelahnya, atau Kamis (8/7/2021), KKB melepaskan tembakan ke acara bakar batu di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Tembakan tersebut kemudian dibalas oleh aparat keamanan yang berjaga di acara itu.

Baca juga: Belum Ada Sepekan, KKB Lakukan Serangan 2 Kali hingga Terjadi Kontak Senjata dengan Aparat Keamanan

3 Prajurit TNI Terluka

Akibat baku tembak di Nduga, tiga prajurit TNI dari Satgas 310/KK mengalami luka.

"Betul. Saat ini ketiga prajurit yang luka sudah dievakuasi ke Timika dan dirawat di RS setempat dengan kondisi luka yang minor dan dalam keadaan baik," tutur Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono, Rabu (7/7/2021).

Tiga personel yang terluka tersebut, yaitu Praka Sigit (luka tembak di pinggang), Pratu Masmur (luka terserempet peluru di bagian kepala), dan Prada Rudi (luka di bagian bibir atas terkena rekoset).

Yogo menjelaskan, kontak senjata bermula saat personel 310/KK hendak melakukan pendorongan logistik menggunakan helikopter.

Ketika berada di Kampung Yal, KKB menembaki personel TNI, hingga akhirnya terjadilah kontak senjata.

Kontak Senjata di Acara Bakar Batu

Kontak senjata di Distrik Ilaga berlangsung saat tradisi bakar batu.

Kegiatan tersebut diadakan sebagai bentuk syukur atas situasi keamanan yang mulai kondusif di wilayah setempat.

Bupati Puncak Willem Wandik bersama Forkompinda Kabupaten Puncak turut menghadiri acara itu.

Anggota KKB melepaskan tembakan ke arah warga yang sedang berkumpul dalam prosesi bakar batu.

"Ya benar (ada kontak senjata) tapi tidak ada korban," beber Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Polisi korban Tembak KKB di Yahukimo Dievakusi ke Jayapura

Iwan mengatakan, tembakan KKB langsung dibalas oleh aparat keamanan yang berada di lokasi.

Kelompok itu kabur saat aparat keamanan memuntahkan tembakan balasan.

Mengenai kelompok siapakah yang melakukan tembakan, Iwan belum bisa memastikan.

"Kemungkinan yang menganggu adalah kelompok Lekagak Telenggen atau kelompok Teri Mayu yang berada di sekitar muara," ujarnya.

(*)

Berita KKB Papua lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Brimob Korban Penembakan KKB di Yahukimo Dievakuasi" dan  Rentetan Kontak Senjata Aparat Keamanan dengan KKB, Selasa di Nduga, Kamis di Ilaga

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved