Breaking News:

LAWAN COVID 19

Manokwari dan Sorong akan diberlakukan PPKM Darurat, Ini Penjelasan Gubernur Papua Barat

Pemerintah Provinsi Papua Barat, akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sesui instruksi Mendagri

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
(Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun)
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. 

Laporan Wartawan Tribun-PapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat, akan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, untuk wilayah Manokwari dan Sorong. 

Hal ini menyusul adanya instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), nomor 17 dan 20 tahun 2021, tentang PPKM darurat. 

Baca juga: Inilah Daerah Tertinggi dan Terendah Vaksinasi di Provinsi Papua Barat

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengatakan ada 8 Provinsi serta 25 Kabupaten Kota, yang harus menerapkan PPKM darurat, di luar Jawa dan Bali.

"Sedang dilakukan evaluasi pemberlakuan PPKM mikro yang berjalan selama satu minggu, kita akan tindak lanjuti instruksi Mendagri," ujar Mandacan, kepada wartawan, Senin (12/7/2021). 

Kata Mandacan, PPKM darurat akan dilaksanakan di Provinsi Papua Barat, yakni Manokwari dan Sorong.

Baca juga: Kabupaten Pegaf Duduki Rangking Terendah Cakupan Vaksinasi di Papua Barat

"Hari ini juga instruksi Gubernur turun, dan kita akan tindak lanjuti di Kabupaten Kota, serta pejabat terkait," ucapnya. 

Mandacan menjelaskan, penetapan status ini mengacu pada angka positif covid-19 yang meningkat. 

"Begitu masuk Juni 2021, angka positif kita lebih banyak bahkan menembus 200 hingga 300," tutur Mandacan. 

Sementara angka kesembuhan, kata dia hanya berada dikisaran 15 orang. 

Baca juga: Ini Kata Dokter, Usai angkat 3 Proyektil dari Perut Polisi Korban Penembakan KKB di Yakimo

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved