PPKM DI JAYAPURA
PPKM Diberlakukan, Pedagang di Sentani Papua Pasrah Harus Tutup Pukul 18.00 WIT
Mau tidak mau kita harus mengikuti keputusan pemerintah, yang lebih rasa susah itu yah pedagang malam
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Sejumlah pedagang yang ditemui di pusat-pusat keramaian di Sentani Kabupaten Jayapura mengaku belum mengetahui pemberlakuan pembatasan aktivitas, hingga pukul 18.00 WIT.
Saat ditemui Tribun-Papua.com Senin (12/7/2021) Shofiyatun (34) selaku penjual Bakso dan Mie Ayam di emperan Jalan Raya Abepura Sentani, tepatnya di depan Sentani City Square, belum mengetahui informasi pembatasan aktivitas masyarakat pukul 18.00 WIT.
"Kami belum mendapat pemberitahuan apapun, masih menunggu kebijakan dari Pemda," jelasnya.
• Fakta Viral Mobil Patroli PPKM Dirusak Warga, Rombongan Polisi yang hendak Tertibkan Warung Diusir
Shofiyatun juga mengaku pasrah, apabila harus menutup jualannya pukul 18.00 WIT.
"Mau tidak mau kita harus mengikuti keputusan pemerintah, yang lebih rasa susah itu yah pedagang malam," katanya.
Di lain sisi, tukang ojek yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan pemerintah daerah perlu mengambil kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat dengan hati.
"Peristiwa ini sudah satu tahu berjalan, kami sudah divaksin, tolong dipertimbangkan lagi aturannya," keluhnya.
Dirinya juga mengaku frustasi dengan keterbatasan yang ada, yakni kondisi ekonomi keluarga yang terbengkalai, akibat pandemi Covid 19 ini.
• Rumah Sakit di Papua Barat Hampir Penuh, Pemda Diminta Aktifkan Karantina
Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana memberlakukan pembatasan aktivitas sosial masyarakat, hingga pukul 18.00 WIT.
Hal itu diambil sebab mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran Covid 19, di Kabupaten Jayapura dan sekitarnya.
Data terakhir yang dikeluarkan Satgas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid 19 Provinsi Papua Per Sabtu 10 Juli 2021, menunjukkan Kabupaten Jayapura di posisi keempat tertinggi.
Dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19, sebanyak 1.576 orang, yang sedang dirawat atau isolasi sebesar 248 orang, dan yang telah sembuh 1.267 orang.
• Depresi Terpapar Covid-19, Pekerja di Bekasi Nekat Lompat dari Lantai 2 saat Isoman
Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Satgas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid 19 Provinsi Papua per Jumat (9/7/2021), tingkat kesembuhan Covid 19 mencapai 85,8 persen atau sebanyak 22.847 orang.
Secara rinci, Kota Jayapura dengan kasus terkonfirmasi Covid 19 tertinggi yakni 9.828 orang, dengan total penderita yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 9.142 orang.
Sementara untuk Kabupaten Mimika, dari penyintas Covid 19 sebanyak 7.192 orang, yang mengalami kesembuhan mencapai 6.419.
Disusul di posisi ketiga, Kabupaten Biak Numfor dengan total kesembuhan 1.164 dari 1.766 kasus terkonfirmasi positif.
Posisi keempat, Kabupaten Jayapura dengan total kasus Covid 19 terkonfirmasi positif 1.547 orang dan yang sudah sembuh sebanyak 1.262 orang.
Baca juga: Inilah Manfaat Zat Besi yang Terkandung pada Bayam Merah
Selanjutnya diikuti Kabupaten Merauke, yang memiliki angka kesembuhan 1.036 orang, dari total terkonfirmasi positif 1.542 penderita.
Kabupaten Jayawijaya dengan total positif 1.214 orang, dan yang sembuh 1.028.
Untuk Kabupaten Mappi, dari total kasus positif Covid 19, sebanyak 826 orang dan yang sudah sembuh 734 orang.
Di Kabupaten Nabire, dari penderita yang berjumlah 601 orang, sudah sembuh dan dinyatakan negatif Covid 19, sebanyak 525 orang.
Urutan kesembilan ditempati oleh Kabupaten Kepulauan Yapen, dimana dari kasus terkonfirmasi positif 541 orang, sebanyak 378 orang sudah dinyatakan sembuh.
• 12 Juli dalam Sejarah: Hari Koperasi Nasional
Sementara untuk Kabupaten Boven Digoel dari jumlah kasus positif sebanyak 437 orang, yang sudah sembuh 344 orang.
Kabupaten Asmat dengan total kasus positif sebesar 427 orang, dan yang sudah sembuh ialah 266 orang.
Kabupaten Keerom dengan total kasus 308 orang, sebanyak 231 orang telah dinyatakan sembuh dari Covid 19.
Di lain sisi, Kabupaten Paniai memikiki jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 145 orang dan 96 orang sudah dinyatakan sembuh.
Lain halnya dengan Kabuapaten Supiori yang memiliki jumlah kasus positif 96 orang, namun 77 orang telah divonis sembuh.
Daerah Kabupaten Tolikara 79 orang positif dan 53 orang telah dinyatakan sembuh.
Daerah pesisir Kabupaten Sarmi dari kasus terkonfirmasi positif sebanyak 31 orang, semuanya telah dinyatakan sembuh.
Sama halnya dengan Kabupaten Yalimo, dimana dari 15 orang yang positif, telah dinyatakan sembuh.
Kabupaten Lanny jaya dengan total kasus 27 orang, tetapi 26 orang sudah dinyatakan negatif.
Pegunungan Bintang 11 orang telah terkonfirmasi positif, dan setelah menjalani perawatan intensif semuanya telah sembuh.
Serupa dengan Mamberamo tengah yang jumlah kasusnya hanya 4 orang dan sudah diputuskan sembuh dari Covid 19.
Puncak jaya dengan 3 kasus terkonfirmasi positif, telah dinyatakan sembuh.
Posisi paling terendah dengan kasus terkonfirmasi positif Covid 19 ialah Kabupaten Waropen, sebanyak 1 orang dan sudah dinyatakan sembuh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/warung.jpg)