Breaking News:

LAWAN COVID 19

Subhan Penjual Sate di Manokwari, antara Mencari Nafkah dan Patuhi PPKM

Subhan (31), merupakan seorang warga Manokwari, yang menyambung hidupnya hanya di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Subhan (31), sorang penjual sate di Manokwari 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Subhan (31), merupakan seorang warga Manokwari, yang menyambung hidupnya hanya dengan berjualan sate dikiri jalan Esau Sesa, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Rupanya, telah lima tahun lamanya, Subhan dan sang Istri memungut rupiah, didepan gubuk (rumah) sederhana miliknya.

Baca juga: Perempuan 19 Tahun yang Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Ternyata sedang Hamil 7 Bulan

Selama berjualan, ia mengaku sejak berada di Manokwari,sudah banyak suka duka yang dilalui.

Hanya saja, kata pria asal Madura ini, saat ini dirinya kembali diperhadapkan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di seluruh Papua Barat.

Baca juga: 18 Kelurahan di Kota Jayapura Masuk Zona Merah Covid-19

Ia mengaku, berjualan dimasa PPKM, sangat jauh berbeda dengan sebelumnya.

Sebelumnya, warung dibuka pukul 17.00 WIT hingga pukul 23.00 WIT, sementara sekarang waktu penutupan dipercepat hanya pukul 20.00 WIT.

Baca juga: Tak Hanya Obat Terkait Covid-19 yang Kosong, Pasokan Tabung Oksigen Juga Sulit

"Kita dibatasi, makan di tempat sekarang tidak boleh," kata Subhan, kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (14/7/2021).

Menurut dia, biasanya para pembeli makan sekaligus dilayani dengan minum di tempat.

Baca juga: Sosok Bambang Purwoko, Dosen Fisipol UGM dan Ketua Gugus Tugas Papua yang Meninggal karena Covid-19

Selain itu, penghasilannya dimasa PPKM dan sebelumnya juga berbeda.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved