Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut 3 Tahun

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Editor: Claudia Noventa
Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menjalani pemeriksaan lanjutan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2021) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, menilai Edhy Prabowo terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU RI Nomor 20 Tahun 2001.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu kemudian divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim.

Tak hanya itu, Edhy juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 9,68 miliar dan 77.000 dolar AS subsider 2 tahun penjara.

Majelis hakim juga mencabut hak politik Edhy selama 3 tahun terhitung sejak Edhy selesai menjalankan masa pidana pokok.

Baca juga: Edhy Prabowo Siap Dihukum Mati jika Terbukti Bersalah, KPK: Majelis Hakim yang akan Memutuskan

Baca juga: Tetap Laksanakan Tugas Negara setelah Positif Covid-19, Gibran Rakabuming: Saya dalam Keadaan Sehat

"Menyatakan terdakwa Edhy Prabowo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama," kata ketua majelis hakim Albertus Usada, dalam persidangan virtual yang ditayangkan melalui akun YouTube Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Menjatuhkan pidana pada terdakwa selama 5 tahun dan denda sejumlah Rp 400 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," ujar hakim Albertus.

"Menjatuhkan pidana pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun sejak terdakwa selesai menjalankan masa pidana pokoknya," tutur hakim Albertus.

Adapun vonis ini sesuai dengan tuntutan jaksa KPK.

Baca juga: Fakta Video Viral Satpol PP Pukul Ibu Hamil saat Tertibkan Warung Kopi, Begini Penjelasan Pj Sekda

Akan tetapi, hakim memberikan pencabutan hak politik lebih berat ketimbang tuntutan jaksa yang meminta hak politik Edhy dicabut selama 4 tahun.

Dalam perkara ini Edhy Prabowo dinilai telah menerima suap terkait pengurusan izin budidaya lobster dan ekspor benih benur lobster (BBL).

Edhy dinyatakan telah menerima suap sebesar Rp 25,7 miliar dari para eksportir BBL.(*)

Berita terkait lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Eks Menteri KP Edhy Prabowo Divonis 5 Tahun Penjara

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved