LAWAN COVID19

Anak-anak Dilarang Gunakan 2 Masker, Begini Penjelasan Satgas Covid-19 Nasional

Satgas Covid-19 mengimbau agar sementara waktu anak-anak tidak diajak ke luar rumah kecuali untuk keperluan yang penting.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro. 

TRIBUN-PAPUA, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro menyarankan agar anak-anak tidak menggunakan dua masker saat keluar rumah.

Ia pun mengimbau agar sementara waktu anak-anak tidak diajak ke luar rumah kecuali untuk keperluan yang penting.

"Tapi kalau anak sebenarnya tidak disarankan double masker, makanya jangan dibawa keluar rumah, apalagi diajak jalan-jalan," kata Reisa saat berbincang melalui live Instagram dengan Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, Jumat (16/7/2021).

Sementara itu, Reisa juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan dua masker saat keluar rumah.

Apabila yang digubakan masker N95 maka tidak perlu lagi menggunakan dua masker.

Ia pun mengingatkan bahwa penggunaan masker tidak diperlukan bagi orang-orang yang tinggal satu rumah dan dalam keadaan sehat.

Baca juga: Ruangan Penuh, Pasien Tidur di Luar Gedung IGD RSUD Jayapura

Baca juga: Update Virus Corona 15 Juli 2021 di Dunia: 189 Juta Orang Terpapar, Indonesia Nomor 2 di Asia

Namun apabila di rumah ada yang sakit, atau ada tamu tidak satu rumah datang maka dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai dua masker dan menjaga jarak.

"Di dalam rumah kalau semuanya sehat sebenarnya gak perlu, kecuali ada orang-orang yang harus kerja tapi mereka risiko tinggi kaya nakes (tenaga kesehatan) datang ke rumah, mereka tetap harus pakai masker ketika bersama keluarganya di rumah," ujar dia.

Sebelumnya, Satgas mencatat tingkat kepaturan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan masih di bawah angka 75 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah.

"Data per Juli 2021 menunjukkan masih terdapat sekitar 30 persen kelurahan atau desa dengan tingkat kepatuhan protokol kesehatan rendah," kata Dewi dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (15/7/2021).

Ia mengatakan, berdasarkan data Satgas per 11 Juli 2021, dalam sepekan terakhir terdapat 95 atau 24,11 persen dari 394 kabupaten atau kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen.

Pada level kecamatan, terdapat 890 atau 26,20 persen dari 3.397 kecamatan yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen.

Kemudian, di level kelurahan/desa, terdapat 5.282 atau 26,57 persen dari 19.880 kelurahan atau desa yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang 75 persen. (*)

Artikel ini dilansir dari Kompas.com dengan judul; Satgas: Anak-anak Jangan Gunakan 2 Masker, Lebih Baik Jangan Keluar Rumah

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved