Breaking News:

Idul Adha

Masjid Agung Al-Aqsha Sentani Gelar Sholat Idul Adha Secara Terbatas, Jamaah yang Hadir 25 Persen

"Presentase jamaah yang hadir hanya 25 persen, pelaksanaan Sholat Idul Adha juga terbagi, dilaksanakan di dalam dan luar masjid," kata Nurdin Sanmas.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
HEWAN KURBAN - Nurdin Sanmas selaku Ketua Masjid Agung Al Aqsha Sentani Kabupaten Jayapura, mengatakan pihaknya telah mengambil kebijakan untuk membatasi jumlah jamaah, yakni sebesar 25 persn saja yang mengikuti Shalat Idul Adha di masjid, Selasa (20/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara   

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Otoritas Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, melaksanakan prosesi Shalat Idul Adha, secara terbatas dalam jumlah jamaah yang hadir.

Saat ditemui Tribun-Papua.com, Selasa (20/7/2021) Nurdin Sanmas selaku Ketua Masjid Agung Al Aqsha, mengatakan kebijakan itu diambil, guna mengikuti instruksi Pemerintah Kabupaten Jayapura, dalam membatasi aktivitas kumpul massa saat pandemi covid-19.

"Presentase jamaah yang hadir hanya 25 persen, pelaksanaan Sholat Idul Adha juga terbagi, dilaksanakan di dalam dan luar masjid," kata Nurdin Sanmas.

Baca juga: Yunus Wonda Sumbang 1 Hewan Kurban ke Masjid Agung Al-Aqsha Sentani

Dirinya juga mengatakan Shalat Idul Adha yang berlangsung di Masjid Agung Al-Aqsha Sentani tersebut, menerapkan protokol kesehatan ketat, bagi jamaah yang hendak beribadah.

"Dari gerbang masuk, disiapkan tempat pencuci tangan, pengukur suhu, dan pembagian masker," terangnya.

Ia juga mengatakan di dalam masjid, panitia juga telah menandai jarak antara masing-masing orang, sehingga semua jamaah berjarak.

"Hal terkait protokol kesehatan semua kita perhatikan, Allah SWT sedang memberi kita ujian besar, dengan pandemi ini," ucapnya.

Meski Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Aqsha ditunaikan terbatas, namun Nurdin mengungkapkan, tidak akan menghilangkan esensi dan makna Hari Raya Idul Adha 1442 H.

Baca juga: Wapres Maruf Amin: Esensi Kurban adalah Bantu Sesama yang Membutuhkan

"Maknanya tetap berarti bagi setiap muslim, berkurban berarti mengorbankan segala yang dimiliki, untuk orang lain dan kemaslahatan umat," jelas Nurdin.

Nurdin juga mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Idul Adha 1442 H kepada semua umat muslim, di Kabupaten Jayapura yang merayakan.

"Teruntuk saudaraku sesama muslim, mari kita jadikan momentum Idul Adha ini berarti satu sama lain," harapnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved