Breaking News:

TKA Asal China Ditemukan Tewas di Kawasan Pabrik, Dibunuh Karyawan Sendiri yang Sakit Hati Dipecat

Penganiayaan yang berujung kematian TKA itu terjadi pada Kamis (15/7/2021) lalu sekitar pukul 05.00 Wita di area perusahaan PT. OSS.

Editor: Claudia Noventa
TRIBUN MEDAN
ILUSTRASI - Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso menjelaskan, SF tewas setelah dianiaya mantan karyawan PT. OSS yang berinisial KS (18). 

TRIBUN-PAPUA.COM – Polisi mengungkap kematian seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China berinsial SF (47).

Diketahui SF ditemukan tewas di kawasan pabrik industri Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso menjelaskan, SF tewas setelah dianiaya mantan karyawan PT. OSS yang berinisial KS (18).

Penganiayaan yang berujung kematian TKA itu terjadi pada Kamis (15/7/2021) lalu sekitar pukul 05.00 Wita di area perusahaan PT. OSS.

Baca juga: Daftar Aksi Kejahatan KKB yang Diduga Diketahui Mbobugu, Anggota dari Lekagak Telenggen

Baca juga: Kasus Covid-19 di Papua Melonjak, Lukas Enembe Segera Tutup Bandara dan Pelabuhan

Dendam 

Pelaku diketahui masuk menggunakan ID Card lamanya di area perusahaan.

Pelaku lalu memukul kepala korban dengan menggunakan besi ulir sepanjang satu meter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Wasis, pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran dendam atau sakit hati setelah dipecat oleh pengawasnya.

“Jadi lima hari sebelum peristiwa penganiayaan itu atau tanggal 10 Juli, pelaku dipecat oleh pengawasnya yang merupakan TKA karena tidak pernah masuk kerja selama 7 hari,” kata Wasis, Senin (19/7/2021).

Ada Tiga Orang yang Menjadi Target
Dari hasil pemeriksaan telepon genggam pelaku, polisi menemukan foto motor yang dikendarai korban saat ditemukan tewas.
Ternyata ada tiga TKA yang telah menjadi target balas dendam pelaku.

"Sempat difoto pengawasnya mengunakan motor supra kalau enggak salah, kebetulan motor ini sama dengan yang dipakai korban. Setelah didalami, dan pengakuan pelaku yang meninggal ini temannya pengawasnya gitu, bukan pengawas yang telah memecat dia," terang Wasis.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gara-gara Kejang setelah Diamankan Polisi, Warga Blokade Jalan Marampa Manokwari

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved