Breaking News:

Idul Adha

Tokoh Nasrani: Melalui Idul Adha 2021, Kerukunan Umat Beragama Dapat Terjalin

Pendeta Petrus Bonyadone, mengatakan selama pelaksanaan hari raya Idul Adha, masyarakat dapat merayakan dengan baik dan selalu dalam lindungan Allah.

Penulis: Patricia Laura Bonyadone | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Tirza Boyandone
Pendeta Petrus Bonyadone. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban 1442 hijriah 2021, diharapkan dapat menjalin kerukunan antar umat beragama di Indonesia, khususnya Kota Jayapura, Papua.

Hal ini disampaikan oleh Pendeta Petrus Bonyadone (62), selaku Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah 1 Papua.

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan selama pelaksanaan hari raya ini, masyarakat dapat merayakan dengan baik dan selalu dalam lindungan Allah.

Baca juga: Idul Adha, Masjid Al Taqwa Padangbulan Jayapura Sembelih Enam Ekor Sapi

"Kami atas nama gereja mengucapkan selamat dan kami turut memberika apresiasi. Kiranya kita terus menjaga kebersamaan antar umat beragama di Papua," kata Pendeta Petrus kepada Tribun-Papua.com, Selasa (21/7/2021).

Ia juga memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh umat beragama, karena selalu menjaga solideritas antar masyarakat untuk Papua yang damai.

"Tentu kita tetap jaga Papua selalu damai melalui setiap iman percaya kita, dapat membentuk solidaritas untuk bisa membuat lingkungan sekitar kita aman," kata pria yang berdomisili di Jalan Sekolah No 21 Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.

Dirinya juga meminta kepada umat muslim selama mengikuti ibadah atau pemotongan daging qurban, dapat mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Lukas Enembe: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Transportasi Darat dan Laut akan Ditutup Sebulan

"Meski kita berada di tengah perayaan, kita tetap harus memberlakukan protokol kesehatan yakni cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan," tegasnya.

Hal ini ia sampaikan mengingat, situasi pandemi Covid-19 yang ada di Kota Jayapura kian memprihatinkan.

"Pandemi di Indonesia khususnya Jayapura, Papua harus menjadi perhatian kita sebagai umat beragama. Karena kita adalah contoh nyata bagi masyarakat," jelasnya.

Sehingga ia berharap, melalui hari raya ini juga situasi dan kepedulian kita selama melakukan kegiatan disaat pandemi tetap harus dilakukan.

"Tentu bentuk kepedulian juga harus terjalin kepada masyarakat kecil yang terdampak Covid-19, melalui hari raya ini kiranya dapat terjalin," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved