Papua Barat Terkini
Unipa Manokwari Tunda Wisuda dan PKKMB Akibat Demo Brutal
Keputusan ini disepakati dalam rapat bersama yang dihadiri Rektor Unipa Manokwari Meky Sagrim serta seluruh civitas akademika.
Penulis: Safwan Ashari Raharu | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Universitas Papua (Unipa) Manokwari akan menunda pelaksanaan wisuda serta pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB), pascademonstrasi membabi buta di Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (21/7/2021).
Keputusan ini disepakati dalam rapat bersama yang dihadiri Rektor Unipa Manokwari Meky Sagrim serta seluruh civitas akademika.
"Sekitar 800 mahasiswa yang mau wisuda, harus kita tunda wisudanya," ujar Sagrim kepada sejumlah awak media, Kamis (22/7/2021).
Baca juga: Pasca Demo Brutal, Unipa Manokwari Hentikan Kegiatan Perkuliahan
Baca juga: DPP Demokrat Tegaskan Hanya Yunus Wonda Kadernya Maju Cawagub Papua
Pengambilan keputusan ini, kata Sagrim, menyusul Kepala Biro Perencanaan Akademik dan Kemahasiswaan, Kashudi jadi korban dalam aksi tersebut.
Semantara, Kashudi sendiri bertanggungjawab mengurusi acara wisuda nanti.
"Yang dianiaya, dan sementara masih proses perawatan," ungkapnya.
Rencananya, Unipa Manokwari akan mewisudakan 800 mahasiswanya pada 11 Agustus 2021.
"Ditunda hingga waktu yang tidak bisa ditentukan," tuturnya.
Sagrim menambahkan, kegiatan PKKMB nantinya akan disesuaikan dengan situasi keamanan.
"Mahasiswa baru yang masuk ikut PKKMB pada Agustus minggu ketiga, juga akan ditunda," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/22072021-aksi-massa-unipa-manokwari.jpg)