Breaking News:

PON XX Papua

Kepala Suku di Sentani Usulkan Ulat Sagu Jadi Santapan Khas PON XX Papua

Ulat sagu dimaksud menambah rekomendasi kuliner khas Jayapura, selain Papeda, keladi, dan ikan kuah kuning saat PON XX Papua, Oktober mendatang.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
KULINER KHAS PAPUA - Ulat Sagu yang merupakan, salah satu santapan lokal khas masyarakat di Sentani Kabupaten Jayapura Papua Jumat (23/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara    

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Kepala Adat atau Ondoafi Kampung Abar di Distrik Ebungfauw Sentani, Kabupaten Jayapura, mengusulkan ulat sagu dijadikan sajian kuliner khas bagi para tamu. 

Ondoafi Kampung Abar, Naftali Felle (60), mengatakan ulat sagu dimaksud menambah rekomendasi kuliner khas Jayapura saat PON XX, selain Papeda, keladi, dan ikan kuah kuning.

"Kampung Abar punya tradisi makan Papeda di dalam Sempe (gerabah), kampung-kampung lain di pinggiran Danau Sentani juga harus tonjolkan keunikan," jelasnya saat ditemui Tribun-Papua.com, Jumat (23/7/2021). 

Baca juga: Arkeolog Papua Temukan Fosil Kayu Berumur 15 Juta Tahun di Perbukitan Kampung Abar Sentani

Baca juga: Jalan-jalan ke Kampung Abar Jayapura, Penghasil Gerabah di Papua

Menurutnya, ulat sagu merupakan satu dari sekian santapan unik masyarakat pinggiran Danau Sentani.

"Wisatawan kita ajak, lihat cara pengolahannya, sebab dengan ini, mereka (wisatawan) tahu cara pengolahannya, maka menjadikan pengalaman wisata kulinernya akan terasa lengkap," papar pria kelahiran 5 Mei 1961 itu.  

Menurut Naftali, jika Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura dapat mengemas santapan lokal di Danau Sentani secara baik, maka dari sisi kuliner akan berkesan bagi para tamu PON XX. 

"Selain itu, geliat peningkatan ekonomi masyarakat juga akan semakin baik," ujarnya.

Naftali juga menyoroti berbagai paket perjalanan wisata oleh pihak swasta, maupun pemerintah.

Dikatakan, dua stakeholder ini harus mengakomodir santapan lokal Sentani

"Warga sekitar Danau Sentani ini punya makanan khas yang komplit," jelasnya.

Karenanya, Naftali menganjurkan semua pihak dapat mengangkat menu khas Sentani, mulai Papeda atau bubur sagu, sagu panggang, kue Sagu, olahan ikan Danau Sentani, dan ulat Sagu. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved