PON XX Papua
DPP KNPI Minta PON XX Papua Ditunda: Berpotensi Menjadi Cluster Covid-19 Baru
DPP KNPI melalui Ketua Bidang Olahraga Sumardi Evulae meminta penyelenggaraan PON XX Papua 2021 ditunda.
TRIBUN-PAPUA.COM - Dewan Pengurus Pusat Komite Pemuda Nasional Indonesia (DPP KNPI) melalui Ketua Bidang Olahraga Sumardi Evulae meminta Menpora Zainuddin Amali dan Presiden RI Joko Widodo untuk menunda penyelenggaraan PON XX Papua 2021.
Hal ini karena masih tingginya lonjakan penyebaran Covid-19 hingga varian Delta yang mudah menular.
Menurutnya penyelenggaraan PON XX Papua bisa memicu cluster baru.
"Penyelenggaraan PON XX Papua 2021 akan berpotensi menjadi cluster baru, disaat banyak penderita Covid-19 membuat fasilitas kesehatan tidak mampu menangani situasi yang ada, tenaga medis kelelahan menangani pasien, bahkan ikut ada korban," ujar Sumardi dalam keterangannya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Pengecekan dan Rekrutmen Relawan PON XX Papua Segera Dilakukan
Sumardi juga menegaskan bahwa memaksakan even dengan skala besar akan menjadi masalah baru bagi pemerintah karena hingga perpanjangan PPKM Darurat sampai 25 Juli 2021, situasi di banyak daerah masih dalam kategori PPKM level III dan IV.
"Artinya masih dalam situasi membahayakan," ujar Sumardi.
Bahkan Ketua Umum KNPI Haris Pertama sudah sejak jauh-jauh hari, sebelum Covid-19 varian Delta merebak, meminta Menpora RI membatalkan PON XX 2021 Papua untuk dibatalkan demi alasan kemanusiaan.
Penundaan bahkan pembatalan PON XX Papua 2021 menjadi cara terbaik dalam menahan laju penyebaran virus Corona dan menghindari cluster baru dari Tanah Papua hingga mencapai target vaksinasi.
Baca juga: Gubernur Lukas Enembe Minta Warga Papua Dukung PON
Sebab vaksinasi yang digalakkan pemerintah masih jauh dari harapan dan tidak memungkinkan herd immunity tercapai.
"Karena alasan gelombang ke-2 Covid-19 ini maka pemerintah harus menunda bahkan membatalkan PON XX 2021 Papua," katanya.
"Kita tidak menginginkan kematian warga negara semakin bertambah karena even tersebut," tegas Ketum KNPI Haris Pertama menambahkan.
(*)
Berita tentang PON XX Papua lainnya