Breaking News:

Mayat yang Ditemukan Dalam Karung Ternyata Dibunuh Pegawai Sendiri, Berawal Pelaku Ingin Mencuri

Diketahui, identitas mayat dalam karung tersebut adalah Ridhwan (53), warga Dusun Satria, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.

Editor: Claudia Noventa
POLRES ACEH TIMUR
Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga dalam karung di Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20/7/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Misteri kasus mayat yang ditemukan dalam karung di sungai Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (20/7/2021) lalu mulai terpecahkan.

Diketahui, identitas mayat dalam karung tersebut adalah Ridhwan (53), warga Dusun Satria, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh yang merupakan bos barang bekas.

Polisi mengungkapkan pelaku pembunuh Ridhwan ternyata pegawainya sendiri berinisial ZW (25).

Polisi memperlihatkan ZW tersangka kasus pembunuhan mayatnya dibuang ke dalam sungai di Mapolres Langsa, Minggu (25/7/2021).
Polisi memperlihatkan ZW tersangka kasus pembunuhan mayatnya dibuang ke dalam sungai di Mapolres Langsa, Minggu (25/7/2021). (KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)

Baca juga: Resmikan Pengisian Oksigen Gratis di Malang, Khofifah Indar Parawansa: Ada ISO Tank Kami Taruh Sini

Baca juga: Fakta Penemuan Mayat Wanita Terkubur Hanya Pakai Celana Dalam, Keluarga Sebut Sudah Pergi sejak Juli

ZW ditangkap polisi di rumahnya Desa Kampung Dalam, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamian, Jumat (23/7/2021).

Kasat Reskrim Polres Langsa AKP Arief Wibowo mengatakan, pelaku masuk ke rumah bosnya hendak mencuri. Namun, saat itu ada korban dan terjadilah pembunuhan itu.

“Pelaku masuk ke rumah korban untuk mencuri harta bendanya. Namun, korban berada di rumah. Pelaku ini pekerja, korban ini bosnya. Maka terjadilah pembunuhan itu,” kata Arief dalam konferensi pers di Mapolres Langsa, Minggu (25/7/2021).

Setelah membunuh korban, lanjut Arief, pelaku kemudian mengajak rekannya berinisial DN (35) warga Kampung Tupah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, untuk membuang mayat korban ke sungai.

Sebelum membuang korban ke sungai, para pelaku memasukkan batu dalam, karung tersebut agar mayat korban tenggelam.

Saat ini, kata Arief, pihaknya masih memburu DN yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Arief pun mengimbau DN untuk menyerahkan diri.

"DN sedang kita buru. Kita imbau menyerah sajalah,” ujarnya.

Kata Arief, selain menangkap pelaku, pihak juga mengamankan beberapa barang bukti hasil curian yakni, satu sepeda motor, tiga ponsel, tiga kartu ATM milik korban.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved