Breaking News:

Doa Harian

Inilah Waktu Mustajab Doa Dikalbulkan di Hari Jumat

Waktu-waktu yang mustajab (mudah dikabulakan) berdoa di hari Jumat menurut Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah di waktu setelah Ashar.

Penulis: Nadila Larajina | Editor: Musa Abubar
tribunlifestyle
Ilustrasi berdoa 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Hari jumat merupakan merupakan hari di mana umat muslim kaum laki-laki diwajibkan untuk salat jumat. 

Pada hari Jumat juga, ada beberapa waktu yang apa bila anda berdoa kepada Allah SWT, akan dikabulkan.

Waktu-waktu yang mustajab (mudah dikabulakan) berdoa di hari Jumat menurut Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam adalah di waktu setelah Ashar.

Rasulullah bersabda, 'di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan salat, lantas ia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta'.

Baca juga: Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat

Dari hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu, dari Rasulullah, beliau bersabda.

'Waktu siang di hari Jumat ada 12 jam. Jika seorang muslim memohon pada Allah azza wa jalla sesuatu pasti akan mengabulaknnya. Carilah waktu tersebut yaitu di waktu-waktu akhir setelah Ashar.'

Berikut ini cara mencari waktu tersebut menurut Muhammad Al-Munajjid.

Pertama, tetap tinggal di masjid setelah salat Ashar, tidak keluar dari masjid dan berdoa.

Baca juga: Inilah Doa Agar Menjadi Orang yang Sukses

Baca juga: Doa Memohon Perlindungan dan Kesembuhan dari Segala Penyakit, Termasuk Covid-19

Ketika akhir waktu Ashar (menjelang Maghrib), ini adalah kedudukan tertinggi.

Ibnu Qayyim berkata "Dahulu, Said bin Jubair jika salat Ashar tidaklah berbicara dengan seorangpun sampai tenggelam matahari," (Zadul Ma'ad 1/384).

Hal ini juga bisa dilakukan untuk wanita atau orang yang sedang tidak bisa salat di masjid, seperti sedang sakit atau yang lainnya.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan, Setelah salat Ashar di rumah, berdoa dan berharap dimustajabkan. 

Baca juga: Apakah Lansia Boleh Konsumsi Bayam Merah ? Ini Penjelasan Ahli Gizi

"Jika ia sakit bisa dilakukan di rumahnya, tidak mengapa. Atau wanita yang menunggu salat Maghrib di mushallanya di rumah, berdoa di waktu Ashar dan berharap mustajab,"  (Majmu' Fatawa bin Baz 30/270).

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved