Breaking News:

Demonstrasi di Unipa

Tersangka Demo Rusuh di Unipa Belum Terungkap, Polisi Kembali Periksa 6 Saksi

Nantinya, gelar perkara akan dilakukan guna menetapkan tersangka atas demo rusuh yang berujung penganiayaan terhadap seorang pegawai kampus.

Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
DEMO BRUTAL - Rektor dan pihak kepolisian berkoordinasi, pascademo brutal yang memakan korban di Unipa Manokwari, Papua Barat, Kamis (22/7/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Kasat Reskrim Polres Manokwari Iptu Arifal Utama mengatakan pihaknya kembali memeriksa enam mahasiswa Universitas Papua (Unipa) sebagai saksi dalam kasus demonstrasi di kampus Unipa Manokwari beberapa waktu lalu. 

Enam mahasiswa tersebut didampingi kuasa hukumnya.

"Tadi kami memanggil 6 mahasiswa. Mereka juga didampingi kuasa hukum saat menjalani pemeriksaan," ujar Afrial saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Senin (2/8/2021) malam.

Status tersangka dalam kasus ini masih dalam pengembangan. Nantinya, gelar perkara akan dilakukan guna menetapkan tersangka atas demo rusuh yang berujung penganiayaan terhadap seorang pegawai kampus.

Baca juga: Anggota KKB Papua yang Kabur Dari Lapas Terlibat Pembakaran Polsek Pirime

Baca juga: 5 Berita Populer: Massa Bakar Polsek Nimboran hingga Penyebab 90 Persen Pasien Covid-19 Meninggal

"Nanti saya baca dulu, kalau misalnya belum cukup maka akan kita tambah saksi lagi. Sampai ada titik terang," tuturnya.

Sebab, kasus hukum tidak secepat membalikkan telapak tangan.

"Saat ini, kita sudah periksa sekitar 20an saksi dalam kasus Unipa. Kami masih dalam mengumpulkan bukti-bukti, dan menggali keterangan lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, delapan saksi dari mahasiswa Universitas Papua (Unipa) Manokwari, enggan memenuhi panggilan polisi. Panggilan tersebut, berkaitan dengan aksi demo di Unipa Manokwari beberapa waktu lalu.

Banit Unit I Satreskrim Polres Manokwari, Ipda Persli Nahuway, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat, untuk berikan kesaksian pada Rabu 28 Juli 2021. 

"Namun mereka tidak datang, kami rencana akan mengirimkan panggilan kedua," ujar Nahuway, kepada sejumlah awak media. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved