Breaking News:

Papua Barat Terkini

Rektor Universitas Papua Minta Maaf soal Surat Menyinggung Kelompok Tertentu

Kata Sagrim, surat tersebut dikeluarkan lantara emosional dan kecewa atas tindakan anarkis serta penganiayaan oleh mahasiswa saan berunjuk rasa.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Tribun-Papua.com/Safwan A Raharusun
Rektor Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Meky Sagrim (tengah). 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Rektor Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Meky Sagrim, minta maaf atas surat yang ditujukan kepada Polres Manokwari.

"Perlu diketahui, pernyataan tersebut dilakukan dengan dugaan sementara dalam keadaan mendesak, dan tensi cukup tinggi," ujar Sagrim kepada sejumlah awak media, Jumat (6/8/2021).

Kata Sagrim, surat tersebut dikeluarkan sebagai rasa emosional dan kekecewaan atas tindakan anarkis serta penganiayaan oleh mahasiswa saan berunjuk rasa.

Baca juga: Maknai Papua dengan Perjuangan, Dokter Echa Sagrim Dilibatkan Dalam Bidokkes PB PON XX

Baca juga: Terdampak PPKM Level 4, Happy Puppy Jayapura Minim Pengunjung

"Saya sebagai Rektor Universitas Papua, menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan pernyataan tersebut," ucapnya.

Sagrim menjelaskan, pihaknya tidak memiliki maksud untuk mendiskreditkan kelompok masyarakat tertentu.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk membangun dan menjaga Unipa, sebagai Ibu dari peradaban kita," ucapnya.

Secara institusi, pihaknya membuka tangan dan pemerintah daerah, untuk mempersiapkan sumber daya manusia Papua Barat.

Tentunya melalui prosedur dan mekanisme akademisi yang benar, guna menyiapkan generasi emas Papua ke depan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved