Covid 19 Papua Barat
Ini Daerah di Papua Barat Yang Cangkupan Vaksinasi Hanya 0,3 Persen
cangkupan vaksinasi di Kabupaten tersebut baru mencapai 0,3 persen hal itu dikerenakan maslaah adat dan Hoax
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Pengelola Imunisasi dan Vaksin Provinsi Papua Barat mencatat Kabupaten Pegunungan Arfak menjadi salah saru daerah dengan tingkat vaksinasi terendah di Provinsi Papua Barat.
Hal itu diungkapkan Pengelola Imunisasi dan Vaksin Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan, ketika diwawancarai wartawan Tribun-PapuaBarat.com, Sabtu (7/8/2021).
Kata hendrik Tercatat cangkupan vaksinasi di Kabupaten tersebut baru mencapai 0,3 persen.
Baca juga: Adat dan Hoax Pokok Utama Rendahnya Vaksinasi di Kabupaten Pegaf, Papua Barat
Menurunya kendala utama yang dihadapi pihaknya yakni persoalan adat dan informasi hoax di tengah masyarakat.
"Banyak masyarakat di Pegaf, yang termakan isu Hoax," ucapnya.
"Apalagi, jika masyarakat divaksin dan terjadi apa-apa, petugas pun takut dituntut," imbuhnya.
Baca juga: Potret Anak Pedalaman Papua Yang Ingin Bersekolah
Ia mengaku, dua hal ini yang menjadi tantangan bagi petugas di Pegaf, untuk melakukan tugasnya di tempat tersebut.
"Padahal vaksin untuk Pegaf, selama ini telah siap, hanya saja petugas takut melaksanakan," kata Marisan.
Selain itu, sebagai pengelola vaksin di Papua Barat, pihaknya merasa prihatin terhadap capaian di Pegaf.
Baca juga: Polisi Terus Dalami Kasus Kericuhan di Universitas Papua
"Daerah lain sudah masuk pada tahap tiga, Pegaf hingga kini capaian nya masih sangat sedikit," tutur Marisan.
Rendah capaian vaksinasi di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf), menjadi pekerjaan rumah bagi yang berat.
Dalam kondisi seperti ini, pihaknya meminta semua pihak agar bisa bersinergi, untuk pelaksanaan vaksinasi di Pegaf.
"Bukan hanya Dinas Kesehatan, yang bekerja namun harus kerja sama semua sektor," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/vaksinasi-kepada-tenaga-kesehatan-rs-husada-utama.jpg)