Breaking News:

PON XX Papua

KNPI Pusat Ancam Demo Kalau PON XX Papua Dilakukan

"Jangan sampai ada klaster baru penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan PON nanti," kata Haris Pertama.

Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua
PON XX PAPUA - Salah satu potret booth berciri khas PON XX Papua yang berada di lantai 2 terminal keberangkatan Bandar Udara Sentani Jayapua Papua, Minggu (1/8/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama mengancam pihaknya akan lakukan aksi demo serentak apabila Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tetap dilakukan.

Alasan agar PON XX Papua dibatalkan atau ditunda, menurut Haris karena pandemi Covid-19 masih berlangsung di Indonesia termasuk di Papua.

"Jangan sampai ada klaster baru penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan PON nanti," kata Haris.

Baca juga: Tim Sepak Takraw Akan Perebutkan 8 Medali di PON XX Papua

Seperti diketahui, kasus kematian akibat Covid-19 juga masih cukup tinggi di Indonesia.

Dikutip Tribun-Papua.com dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Peta Sebaran Covid-19, covid19.go.id, tercatat sebanyak 1.635 orang telah dikabarkan meninggal dunia pada hari Jumat (6/8/2021) lalu.

Total keseluruhan orang yang meninggal dunia sudah lebih dari seratus ribu orang, yakni sebanyak 104.010 orang.

Sementara itu, 39.532 orang dinyatakan terkonfirmasi positif di hari yang sama.

Penambahan ini membuat kasus konfirmasi postif di Indonesia naik menjadi total 3.607.863 kasus.

Meskipun angka kesembuhan Covid-19 cukup tinggi, yakni 48.832 orang dikabarkan sembuh pada hari tersebut.

"Karena Covid-19 ini maka pemerintah harus menunda bahkan membatalkan PON XX 2021 Papua. Kita tidak menginginkan kematian warga negara semakin bertambah karena event tersebut," ujar Haris.

Kata Haris, pembatalan PON XX Papua harus dilakukan atas dasar kemanusiaan.

"Coba lihat Jepang, lonjakan kasus usai olimpiade semakin besar. Oleh karena itu KNPI meminta pemerintah segera membatalkan PON Papua," kata Haris dikutip dari Tribunnews, Sabtu (7/8/2021). (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved