PPKM Papua
PPKM: Warga Kota Jayapura Setuju Apabila Sistem Take Away Diberlakukan
Warga Kota Jayapura mendukung sistem pesan antar atau take away yang dilakukan oleh pemerintah.
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Ri
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diterapkan 3 Agustus 2021 lalu, warga Kota Jayapura mendukung sistem pesan antar atau take away yang dilakukan oleh pemerintah.
Hal ini diperlukan guna membantu penurunan penyebaran angkah Covid-19.
Baca juga: 982 Orang di Papua Meninggal Dunia Akibat Covid 19
Mahasiswa Universitas Yapis Papua (Uniap), Putra (23) mengatakan bila kebijakan seperti ini dikeluarkan maka akan cepat memutus mata rantai virus corona.
"Langkah yang bagus dari pemerintah, karena kita menghindari kumpul-kumpul. Sehingga mengurangi kontak dengan orang lain juga," jelasnya kepada Tribun-Papua.com, Senin (9/8/2021).
Ia juga menambahkan, kebijakan ini harus disertai dengan kesadaran masyarakat yang mementingkan kesejahteraan bersama.
Baca juga: KNPI Minta PON XX Papua Ditunda Atas Dasar Kemanusiaan
"Kembali lagi ke masyarakat juga sih, karena akan sulit bila hal ini telah dikeluarkan, namun tidak taat sama saja boong," tegas pria yang berasal dari Kota Pati, Jawa Tengah.
Hal senada pun diutarakan Almira Denaner (23).
Almira menyatakan, ditengah pandemi seperti ini seharusnya sistem take away lebih diutamakan.
Baca juga: Mulai Hari Ini Pemda Puncak Tidak Ijinkan Penerbangan Hingga 13 Hari Kedepan
"Kalau saya memang pada dasarnya suka sekali pesan makanan melalui sistem online, lebih mudah ajah gitu," jawab wanita yang berkuliah di Siberian State Medical University, Rusia.
Dirinya berharap, agar virus ini segera berlalu dan dapat melakukan aktivitas secara normal.
"Tentu pasti bosan, tapi mau gimana lagi. Kita hanya bisa ngikutin aturan pemerintah dan mendukung hal tersebut," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/warung-makan-atau-warteg.jpg)