Jumat, 8 Mei 2026

Sengaja Taruh Motor di Tengah Jalan, 3 Pemuda Ini Palak Nakes hingga Rusak Mobil Ambulans

Tiga pemuda asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah NTT, ditangkap karena diduga merusak ambulans milik Puskesmas Maliang.

Tayang:
(Dok Polres Alor)
Sebanyak tiga pelaku perusakan ambulans asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap oleh Polres Alor. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tiga pemuda asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap karena diduga merusak ambulans milik Puskesmas Maliang.

Ketiganya yakni berinisial NSB (25), RRM (21), dan RL (28).

Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan, perusakan itu terjadi pada 31 Juli 2021.

Baca juga: Cegat Mobil Ambulans dan Minta Uang, Seorang Pelaku Kaget Ternyata Korban adalah Pamannya

"Tiga pelaku ini kabur usai melakukan perusakan. Kita tangkap kemarin," kata Agustinus kepada Kompas.com, Minggu (8/8/2021).

Agustinus mengatakan, ketiga pelaku itu sempat kabur ke hutan setelah kasus perusakan itu dilaporkan ke polisi.

Polisi kemudian menerjunkan personel Brimob Kompi 4 Alor menggunakan kapal cepat milik Polair menuju Desa Mauta.

"Kita bawa anggota Brimob, untuk mem-backup personel Buser Reskrim dan Intel Polres Alor yang sudah berangkat mendahului ke TKP malam sebelumnya, membantu Polsek Pantar Barat," kata Agustinus.

Petugas menyisir sejumlah lokasi diduga persembunyian ketiga pelaku. Ketiga pemuda itu akhirnya menyerah karena sudah terdesak akibat kedinginan dan kelaparan.

Tiga pelaku ini kemudian dibawa ke Mapolres Alor untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebanyak tiga pelaku perusakan ambulans asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap oleh Polres Alor.
Sebanyak tiga pelaku perusakan ambulans asal Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap oleh Polres Alor. ((Dok Polres Alor))

Kronologi

Agustinus menjelaskan kronologi perusakan ambulans milik Puskesmas Maliang tersebut.

Peristiwa itu terjadi ketika ambulans yang dikemudikan Jafudin Thalib melintasi Pasar Puntaru, Kecamatan Pantar Tengah.

Di dalam ambulans itu, terdapat tiga tenaga kesehatan.

Tiba di depan Pasar Puntaru, ambulans terpaksa berhenti karena mobil yang hendak dilalui dihalangi sebuah sepeda motor.

Jafudin lalu turun untuk memindahkan motor yang melintang di jalan tersebut. Namun, saat mendekati motor itu, Jafrudin didekati tiga pemuda.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved