Hukum & Kriminal
Komnas HAM Kutuk Intimidasi Jurnalis dan Minta Polisi Usut Perusak Mobil Lucky Ireeuw
Dari hasil investigasi dan olah TKP pengrusakan mobil, Tim Komnas HAM menyimpulkan pelaku intimidasi tersebut beraksi secara berencana.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengutuk keras tindakan intimidasi terhadap jurnalis, menyusul perusakan mobil milik Lucky Ireeuw, Pemimpin Redaksi Cenderawasih Pos yang juga Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura.
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menemukan sejumlah fakta terkait perusakan tersebut, pada Senin (9/8/2021).
Kaca mobil jenis Suzuki R3 DS 1324 AG milik Lucky yang diparkir di pinggiran dermaga penyebrangan Kampung Tobati/Enggros Hamadi, dirusak orang tak dikenal.
Baca juga: Mobil Ketua AJI Jayapura Dirusak, Warinussy Desak Polda: Berapa Kali Jurnalis Papua Diteror
Baca juga: Polisi Dalami Kasus Pengerusakan Mobil Yang Dialami Ketua AJI Sekaligus Pimred Cepos
Jendela mobil bagian kiri dan kanan pecah akibat pukulan, dan serpihan kaca berserakan di lokasi kejadian.
"Komnas HAM menolak tegas perilaku intimidasi yang dilakukan oknum/kelompok dan atau aktor intelektual kepada wartawan senior, pemimpin redaksi Cenderawasih Pos (Grup Jawa Pos) Lucky Ireuw, yang juga ketua Aliansi Jurnalis Independen Jayapura," ujar Frits dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun-Papua.com, Rabu (11/8/2021).
Dari hasil investigasi dan olah TKP pengrusakan mobil, Tim Komnas HAM menyimpulkan pelaku intimidasi tersebut beraksi secara berencana.
"Fakta ini menyusul temuan tindakan perusakan kaca mobil milik korban secara berulang, kurang lebih tiga kali," jelas Frits.
Karenanya, Komnas HAM mendesak Kapolresta Jayapura Kota untuk menindak lanjuti laporan korban, serta mengungkap dan menangkap pelaku pengrusakan mobil tersebut.
Selain itu, Frits juga meminta Kapolda Papua untuk memberikan dukungan personil dan alat dalam mengungkap kasus pengrusakan mobil milik jurnalis Lucky Ireeuw.
"Kami kesulitan untuk mecari CCTV di sekitar lokasi Pantai Hamadi dan ringroad," kata Frits seraya meminta Wali Kota Jayapura memasang CCTV di sekitar jalan Hamadi menuju Holtekamp. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/11082021-frits-ramandey.jpg)