Breaking News:

Ekonomi

Memasuki Agustus, Harga Buah Pinang di Pasar Youtefa Jayapura Meroket

Memasuki Agustus harga buang pinang di Pasar Tradisional Youtefa,Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua melonjak tinggi

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Buah Pinang yang disusun di salah satu para-para pinang di Expo, Kelurahan Waena, Kota Jayapura, Papua, Rabu (23/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Memasuki Agustus harga buang pinang di Pasar Tradisional Youtefa,Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua melonjak tinggi.

Sebelumnya, Rp250 ribu per mayang, yang dibawa dengan sebuah tempat lalu menggunakan kendaraan roda dua (motor), memasuki Agustus ini tiga mayang Rp2 juta hinngga Rp4 juta.

Baca juga: 414 Pasien Covid-19 Sembuh Setelah Menjalani Perawatan di LPMP Kotaraja

Satu motor biasanya mengangkut tiga mayang, di Agustus ini tiga mayang dijual dengan harga Rp2 juta, kadang Rp4 juta, satu mayang dijual dengan harga Rp500 ribu sampai Rp700 ribu.

Baca juga: Datang untuk Vaksin Pukul 4 Pagi setelah Tempuh 62 Km, Sukendro Kaget Ratusan Warga Lain Sudah Antre

"Kadang tiga mayang harganya Rp2 juta sampai Rp4 juta. Sebelumnya, tiga mayang itu Rp1 juta lebih, tapi sekarang sudah naik," kata Masudi (39) salah satu pedagang pinang di Pasar Youtefa, Rabu (11/8/2021).

Masudi mengatakan, buah pinang yang dibelinya bersumber dari Senggi, ada juga dari Arso, Kabupetan Keerom dan dari Koya, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Baca juga: Hubungannya Tak Direstui, Wanita Ini Bakar Bengkel dan Tewaskan Kekasih serta Orangtuanya

Selain itu katanya, harga sirih masih terbilang normal, tak ada kenaikan.

Sementara itu, Irsul Sanadi (28), penjual sirih di pasar Youtefa mengatakan,harga sirih per kilo Rp25 ribu, harganya normal.

"Sekarang harganya normal. Saya jualnya Rp25 ribu. Sekarang harganya tidak naik seperti bulan kemarin," ujarnya.

Baca juga: SAMN Papua Minta Pemerintah Serius Sikapi Dampak Akibat Miras

Dalam sehari, kata irsul, dirinya bisa mendapatkan tiga sampai empat kilo. Sirih itu dibeli dari langganannya di Koya.

"Harga satu tumpuk sirih Rp5.000-20.000, sedangkan 1 kilo Rp25.000.Saat ini normal tidak seperti bulan kemarin,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved