Covid19 Papua Barat
Papua Barat Rubah Strategi Kejar Target Vaksinasi 50 Persen
Sementara, vaksinasi dosis kedua diProvinsi Papua Barat baru mencapai 11,3 persen.
TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat dan daerah jajarannya akan mengubah strategi vaksinasi guna mengejar target 50 persen pada Agustus 2021.
Langkah tersebut diambil mengingat hingga kini capaian vaksinasi tahap pertama, kedua, dan ketiga di Papua Barat, baru mencapai 22,1 persen.
Sementara, vaksinasi dosis kedua di wilayah ini baru mencapai 11,3 persen.
"Dari petunjuk Kepala Dinas Kesehatan, nantinya tim dari Provinsi akan diturunkan untuk melakukan percepatan vaksinasi bersama Kabupaten Kota," kata Pengelola Imunisasi dan Vaksin Provinsi Papua Barat, Hendrik A Marisan kepada TribunPapuaBarat.com, Jumat (13/8/2021).
Baca juga: Kabar Baik, Pasien Covid-19 yang Dirawat di RS Provita Jayapura Mulai Berkurang
Baca juga: Kisah Komunitas Pejuang Pagi Bagikan Makanan Gratis untuk Anak Jalanan dan Penyandang Disabilitas
Dengan demikian, instruksi yang dibuat oleh Gubernur Papua Barat, segera terealisasikan, dan bisa mencapai 50 persen.
Selain itu, Marisan menuturkan, pada pelaksanaan vaksinasi dosis satu, di Papua Barat, capaian tertinggi yakni Kabupaten Manokwari.
"Hingga saat ini capaian vaksinasi di Manokwari, telah mencapai 38,2 persen," tuturnya.
Kemudian, diikuti oleh Kabupaten Teluk Wondama, berjumlah 23,6 persen, Manokwari Selatan 23,4 persen.
Tak hanya itu, lanjut Marisan, capaian vaksinasi tahap dua Manokwari, masih menduduki urutan pertama.
"Kita di Manokwari mencapai 20 persen," ucapnya.
Sementara, yang paling rendah capaian vaksinasi di Papua Barat, hingga saat ini adalah Kabupaten Pegunungan Arfak.
"Di Pegunungan Arfak, masih tetap dengan capaian yang sama, sekitar 0,3 persen," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin.jpg)