KKB Papua
Profil Brigpol Anumerta Heidar, Tangani 12 Kasus KKB Papua hingga Tersandera
Brigpol Anumerta Heidar merupakan anggota Polri yang lahir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada 17 Juli 1995.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Brigadir satu (Briptu) Heidar gugur dalam tugas usai menjadi korban penculikan dan penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, pada 12 Agustus 2019.
Heidar di akhir hidupnya dianugerahi kenaikan satu pangkat menjadi Brigadir Polisi (Brigpol) Anumerta.
Almarhum dimakamkan di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Brigpol Anumerta Heidar, merupakan anggota Polri yang lahir di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada 17 Juli 1995.
Kedua orang tuanya masing-masing bernama Kaharuddin yang bekerja sebagai wiraswasta dan Ibu Nurhaeda merupakan ibu rumah tangga.
Baca juga: Solidaritas Pemain, Alasan Persib Bandung Sebut Persipura Jadi Pesaingnya Juarai Liga 1 2021
Baca juga: Tercanggih di Asia Tenggara, Ini Fasilitas Venue Cabor Sepatu Roda PON XX Papua
Hedar merupakan anak sewata wayang yang menyelesaikan Sekolah Dasar pada tahun 2007, SMP pada 2010, SMA Negeri 1 Serui pada 2013.
Sebelum masuk mengabdi sebagai anggota Polri, ia sempat melanjutkan pendidikan dengan kuliah mengambil jurusan Manajemen S1 Tahun 2018.
Heidar juga dikenal sebagai anak berprestasi dan mahir berbahasa Jerman.
Pada 2014, ia mencoba mengadu nasib jadi anggota Polri dan dinyatakan lulus sehingga mengikuti Pendidikan Bintara Tugas Umum Polri Tahun 2014 di SPN Jayapura Polda Papua.
Anak tunggal dari Kaharuddin dan ibu Nurhaeda ini akhirnya mengakhiri pendidikannya tyahu 2015.
Kemudian, langsung ditempatkan di Polres Lanny Jaya dengan jabatan Bintara Reskrim selama 2 tahun.
Selanjutnya pada tahun 2017, bergabung di Direktorat Reskrimum Polda Papua.
Semasa bertugas, Heidar dikenal sebagai sosok personil yang disiplin, ulet dan jujur serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh pimpinan.
Berkat kinerjanya, Heida mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dalam aksi pembebasan sandera warga papua dan non papua oleh KKB di tembagapura yaitu di Kampung Banti, Distrik Tembagapura pada tanggal 11 November 2017.
Ia juga banyak mendapatkan bintang jasa karena berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus kriminal yang dilakukan KKB di wilayah pegunungan tengah Papua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/briptu-heidar.jpg)