Papua Terkini
Sampah Plastik Hingga Eletronik Hiasi Muara Kali Anafre, Warga : Bagimana Solusinya ?
Kali Anafre dibelakang Bank Papua dipadati beragam jenis sampah mulai dari sampah plastik hingga alat elektronik
Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Kali Anafre dibelakang Bank Papua dipadati beragam jenis sampah mulai dari sampah plastik hingga alat elektronik.
Bukan pemandangan jika melintasi jembatan Ever Tom yang berada di ruas Jalan Dr Sam Ratulangi, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, dibawah jembatan itu,kali Anafre.
Ratusan sampah tampak menghiasi lautan lepas, mulai dari sampah kantong plastik, botol pelastik, prabotan rumah tangga, baju, sepatu hingga komputer rusak.
Baca juga: Hasil Seleksai CPNS Kominfo Telah Diumumkan, 27 Peserta Berstatus TMS dan Ribuan Peserta Lolos
Beragam sampah itu dibuang oleh warga yang tinggal disekitar Ampera, Paldam dan sekitarnya ke kali Anafre yang bermuara ke laut, persis disamping Gedung DPR Provinsi Papua.
Sebagian sampah tertampung dimuara kali Anafre. Akibat sampah, kali Anafre berubah warna menjadi cokelat lantaran penuh sendimen-sendimen dan becek.
Air laut yang mengenangi lokasi bak kolam susu coklat, yang sudah tidak terlihat keindahannya lagi.
Beberapa warga terlihat memancing di kawasan tersebut, padahal air telah tercemari limbah sampah.
Baca juga: Aplikasi Papua Tourism dan Gerai Honai, Kenalkan Wisata hingga Produk Budaya 4 Kluster PON XX Papua
Wajar abila warga menanyakan bagaimana solusi dari timbunan sampah yang cukup menganggu keindahan dan kebersihan Kota Jayapura.
Yuke Rasubala (35) menyayangkan bila pemerintah dan masyarakat setempat tak mengambil tindakan bersama dalam mengurus kebersihan sekitar muara kali Anafre.
"Sampah itu kan bukan baru tahun ini, setiap hari kalau lewat di situ pasti yang kita lihat genangan sampah bukan keindahan lautnya,"kata Yuke kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Rabu (18/8/2021).
Baca juga: Taman Deo Sorong jadi Tempat Sampah dan Mabuk
Tak hanya itu, Yuke juga menanyakan bagaimana solusi dari penumpukan sampah tersebut.
"Saya pikir itu bukan hanya timbunan sampah lama, namun juga sampah baru, kita cari solusinya sama-sama dan harus seperti apa tindakannya,"ujar wanita yang berdomisili di Jalan Pipa Argapura Atas, Kota Jayapura ini.
Senada dengan Zita Maisima (16). Menurut dia, sampah di kali Anafre dibawah Jembatan Ever Tom kalau sudah diangkut pasti bersih dan keindahan Kota Jayapura semakin terlihat.
Baca juga: Jumlah pasien Isoman di LPMP Kota Jayapura Alami Penurunan
"Rumah kita sendiri harus dijaga, ya paling tidak sampah-sampah ini segera diangkut juga jangan dibiarkan lama," katanya.
Zita beharap tak ada lagi warga yang memancing di kawasan tersebut, lantaran penuh beragam jenis sampah.
"Sering kalau lewat, pasti lihat ada yang mancing di sana dan itu justru tidak sehat kalau keluarganya makan," ujar warga yang berdomisili di Pasar Ampera, Jayapura ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/kali-anafre-1.jpg)