Manfaat Bayam Merah
Bayam Merah Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat? Ini Penjelasan Ahli
Apakah bayam merah boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat ?. Berikut ini penjelasan dari ahli gizi, Sanya Anda Lusiana.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat Indonesia tentunya memiliki beraneka ragam makanan khas.
Kebanyakan makanan yang beraneka ragam tersebut menggunakan sayuran sebagai pendamping makanan pokok.
Satu di antara sayuran itu adalah bayam merah.
Kandungan bayam merah kaya akan manfaat seperti, bisa menjaga kesehatan mata hingga mencegah kanker.
Baca juga: Cara Mengolah Bayam Merah Agar Gizinya Bermutu
Meski kaya akan manfaat, namun apakah bayam merah boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat ?.
Nah, berikut ini penjelasan dari Sanya Anda Lusiana, ahli gizi di Kota Jayapura.
"Sebenarnya bayam mengandung purin yang cukup tinggi, sehingga penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsinya," kata Sanya.
Sanya menjelaskan, kadar purin di dalam bayam merah sekitar 9-100 miligram (mg).
"Sedangkan batas konsumsi purin bagi penderita asam urat sekitar 100-150 mg per hari," jelasnya.
Sanya menyarankan, bagi penderita asam urat ketika sudah mengonsumsi bayam merah sebaiknya jangan konsumsi makanan yang mengandung purin lagi.
"Sebaiknya tidak lagi mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggiseperti ikan kembung, ikan teri, jeroan, daging berlemak, udang, jamur, kacang-kacangan, asparagus dan kembang kol," ujarnya.
Menurut Sanya, ketika penederita asam urat mengonsumsi makanan yang tinggi purin maka bisa mengakibatkan asam uratnya kambuh.
"Memang harus sangat dibatasi bagi penderita asam urat," katanya.
Dikutip dari Kompas.com, purin merupakan molekul yang terbentuk dari atom karbon dan nitrogen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bayam-merah-1.jpg)