Selasa, 5 Mei 2026

PON XX Papua

Jejeran Baliho PON XX dan Peparnas XVI Dinilai Seperti Pesta Politik

Musa Karubaba menilai Jejeran Baliho Pekan Olahraga Nasional (PON XX) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di nilai seperti kampanye Politik

Tayang:
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Ri
Tribun-Papua.com/ Calvin
Atlet Senior Musa Mandan Karubaba 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Jejeran Baliho Pekan Olahraga Nasional (PON XX) dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di nilai seperti kampanye Politik.

Demikian disampaikam salah satu Atlet senior Papua, Musa Mandan Karubaba kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Sabtu (21/8/2021).

"Saya lihat jejeran baliho yang ada dijalan-jalan ini seperti kampanye, malah jejeran muka pejabat yang ditampilkan, bukan para atlet Papua," katanya.

Baca juga: Polisi Ungkap Pelaku Penganiayaan Firdaus di Pasar Jibama Wamena Berjumlah 7 Orang

Menurut dia, seharusnya para atlet Papua yang akan berlaga itu yang dipromosikan, semisal mereka saat mengikuti Treaning Center (TC) di Pulau Jawa.

"Kasi live disemua televisi, dan semua media yang ada, nanti disitu mereka akan bicara, bahwa mereka siap sumbangkan pundi-pundi emas untuk Papua," ujarnya.

Musa mengatakan, walaupun atlet-atlet tersebut belum punya prestasi, tetapi wajah mereka harus ditampilkan dan berkomentar, bukan para pejabat.

Baca juga: Pertahankan Tas yang Hendak Dicuri, Firdaus Malah Dianiaya hingga Tewas di Pasar Jibama Wamena

"Ini pesta olahraga, bukan kampanye,  memangnya ini pesta politik  untuk menyukseskan pemilihan, bukan untuk PON XX Papua dan Peparnas XVI Papua,"katanya.

Sebagai salah satu Atlet yang malah melintang dan mengikuti puluhan iven bergengsi di indonesia hingga ke luar negeri ini, mengaku merasa aneh dalam penyambutan pesta olahraga kali ini.

"Apalagi tempel maskot-maskot, maskot itu tidak ada guna, karena maskot itu simbolis dan akan diserahkan kepada atlet yang juara saat menerima medali,"ujarnya.

Baca juga: Aniayan Siswa SD, Oknum TNI Diproses Hukum

Selain memberi penilaian terhadap baliho-baliho PON XX dan Peparnas VXI yang ada, dia juga menanyakan tampilan wajah para atlet asal wilayah paling timur Indonesia ini.

"Sebagai Altet besar, saya rasa ini kampanye, bukan pesta olahraga, kalau seperti begini terus kapan masyarakat kenal atlet-atlet Papua yang akan bertanding, mana sang lenggenda, dan mana atlet besar," katanya.

Baca juga: Pergantian Direktur RSUD DOK II Jayapura Timbulkan Banyak Pertanyaan

Menurut Musa, ini waktu dan momen yang pas, oleh sebab itu, pengurus kedua iven ini perlu memanfaatkan media yang ada.

"Bayar ke semua media, dan publikasikan dua momentum olahraga ini, lalu sebarkan, itu baru namanya pesta olahraga. Saya bicara begini bukan karena tidak terlibat, tetapi sebagai atlet besar Papua, saya memberi masukan," tambah dia. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved