Mencari Pengganti Klemen Tinal
Partai NasDem Tegaskan Dua Nama Figur Cawagub Papua Belum Final
Partai NasDem menegaskan belum ada kata final dalam penentuan dua nama calon Wakil Gubernur Papua yang saat ini beredar luar di masyarakat.
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Ketua DPR Papua Johny Banua Rouw yang juga politisi Partai NasDem, menegaskan belum ada kata final dalam penentuan dua nama calon Wakil Gubernur Papua yang saat ini beredar luar di masyarakat.
Apabila saat ini pimpinan parpol di Papua mengatakan dua nama tersebut final atau calon lainnya mengklaim namanya telah disetujui parpol tertentu, kata Johny, itu hanya pendapat mereka secara pribadi, bukan keputusan final koalisi.
“Ini belum final. Ingat keputusan itu ada di dalam koalisi dan masih harus meminta persetujuan DPP,” kata Johny kepada wartawan pada Jumat (20/8/2021).
Untuk itu, dirinya berharap kepada para kader maupun pimpinan parpol di daerah untuk memberikan pemahaman dan pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat.
Baca juga: Dua Figur Cawagub Papua Diutus Lobi Elit Jakarta, NasDem: Jangan Bodohi Masyarakat
“Jangan malu mengatakan, bahwa tahapan pengisian Cawagup ini masih panjang, masih ada mekanisme yang harus dilakukan bahkan tahapan yang belum tuntas,” tegasnya.
Kata final itu, menurut Johny, adalah rekomendasi atau surat keputusan DPP, bukan DPD atau DPW.
“Secara mekanisme itu kan sudah sangat jelas, finalnya itu ada di tingkat DPP,” tegasnya.
Seperti diketahui, proses penentuan dua nama bakal calon Wakil Gubernur Papua yang akan diserahkan Koalisi Papua Bangkit jilid II ke Gubernur Papua, dan diteruskan ke DPR Papua, masih tarik ulur.
Baca juga: Gubernur Papua Perintahkan Yunus Wonda dan Kenius Kogoya Lobi Petinggi Politik Jakarta
Hingga kini, sembilan partai yang tergabung dalam koalisi belum menemui titik kesepakatan soal dua nama calon yang diusulkan sebelumnya; Yunus Wonda dari Partai Demokrat dan Kenius Kogoya dari Partai Hanura.
Belakangan pada rapat 18 Agustus 2021, Koalisi terbelah.
Sebanyak lima partai politik mendukung dua nama pilihan Gubernur Lukas Enembe, yakni Partai Hanura, PKPI, Demokrat, PKB, dan PPP.
Sementara empat Parpol lainnya menolak; NasDem, PAN, PKS, dan Golkar.
Alasannya, masih menunggu keputusan dari Pusat.
Kemudian, Gubernur Papua Lukas Enembe menugaskan Yunus Wonda dan Kenius Kogoya segera melakukan lobi politik pada empat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai politik yang belum menyutujui berita acara pengajuan Calon Wakil Gubernur Papua.
Diketahui, Gubernur Papua Lukas Enembe dikabarkan telah menandatangani berita acara persetujuan kedua nama Cawagub tersebut.
Hanya, empat partai di tingkat pusat belum sepakat; NasDem, PAN, PKS, dan Golkar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/17082021-johny-banua-rouw-2.jpg)