Selasa, 7 April 2026

PON XX Papua

PON XX Papua Jadi Motivasi Bagi Anak Muda Papua

Dorika Nonce Ginia menyatakan melalui PON XX Papua, anak muda dapat menunjukan potensi atau bakat dalam dunia olahraga.

Penulis: Zaneta Chrestella Mirino | Editor: Roy Ratumakin
Dok. Kementerian PUPR
Kolam Renang, Venue PON XX Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Dorika Nonce Ginia (25), menyatakan melalui Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, anak muda dapat menunjukan potensi atau bakat dalam dunia olahraga.

Dorika menambahakan, kiranya melalui ajang nasional ini anak muda Papua bisa mengambil sisi positif yakni memperbanyak wawasan, serta mengenal olahraga dari berbagai macam jenisnya.

Hal ini bukan tanpa alasan, kata Dorika, dirinya merasa hingga saat ini sepak bola masih menjadi sorotan utama, padahal bidang olahraga lainnya bisa dikenalkan.

Baca juga: Anak Muda: PON XX Tantangan dan Pembuktian Bahwa Papua Harus Bisa

"Ini kan cabang olahraga di Indonesia itu banyak, namun sering yang menjadi sorotan hanya sepak bola. Mungkin melalui ajang ini, kita kembangkan banyak hal untuk kemajuan Papua," kata Dorika kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (21/8/2021).

Dorika pun mengatakan, anak muda Papua yang turut andil dalam PON XX ini, nantinya bisa menjadi contoh bagi generasi berikutnya.

"Motivasi itu perlu dibangun sejak dini, ketika adik-adik di bawa kita melihat kinerja dan upaya, saya jamin akan membuat langkah besar di masa mendatang," ucapnya melalui telepon selular.

Tidak hanya itu, melalui kegiatan ini kita memacu anak muda Papua untuk melangkah maju, dan melihat hal lain yang bisa mereka capai.

"Kadang orang kita sendiri itu, suka terbatas dengan kesuksesan di sini tanpa berpikir mereka bisa lebih dari saat ini. Melalui ajang ini, saya harap mata mereka juga terbuka bahwa Indonesia luas dan Papua bagian dari itu," harap wanita asal Wamena.

Baca juga: Paul Hudson Felle: Sukseskan PON XX Papua dengan Prokes Super Ketat

Sehingga dirinya berharap, orang asli Papua yang terlibat harus bisa bawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.

"Kalau bukan kita siapa lagi, generasi penerus harus bisa bawa sesuatu untuk masa depan nantinya," jelasnya.

Dorika juga menekankan, anak Papua itu semuanya bisa dan mampu, hanya saja terkadang kita kalah di mental dan pikiran.

"Mental dibentuk untuk maju, melalui PON kita pun diuji apakah menyerah, pesimis dengan hasil akhir atau seperti apa. Kita harus ciptakan pandangan yang berbeda dari ujung timur Papua," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved