KKB Papua

Ulah KKB, Bupati Yahukimo Papua Tutup Tambang Ilegal

"Tadi kami sudah putuskan akan menutup sampai batas waktu yang tidak kami tentukan sambil membenahi keadaan di dalam," kata Didimus Yahuli.

Editor: Roy Ratumakin
Dok Humas Polda Papua
Kondisi dua rumah yang dibakar oleh KKB di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM: Akibat tambang illegal yang selama ini terjadi di Kabupaten Yahukimo, membuat sejumlah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berdatangan ke wilayah tersebut untuk melakukan terror.

Melihat hal itu, Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli pun menutup area pertambangan yang berlokasi di Distrik Seradala.

"Tadi kami sudah putuskan akan menutup sampai batas waktu yang tidak kami tentukan sambil membenahi keadaan di dalam," kata Didimus dikutip Tribun-Papua.com dari laman Kompas, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Senat Soll, Mantan Anggota TNI Otak Dibalik Teror KKB di Papua

Didimus mengaku telah mendapat informasi ada beberapa anggota KKB yang berasal dari Kabupaten Nduga datang ke Yahukimo karena daya tarik tambang.

"Penambangan ilegal itu sumber masalah, tapi kami harus mengerti kondisi Papua akhir-akhir ini,” ujarnya.

Dikatakan, KKB yang selama ini beroperasi di wilayah pegunungan Papua seperti di Kabupaten Nduga telah bergeser ke wilayahnya.

“Mungkin karena terdesak dari pihak keamanan, mereka (KKB) dating ke Yahukimom. Ada juga yang lain karena pertambangan, kami sudah kasih tahu Kapolres dan Dandim untuk analisa," pungkasnya.

Namun ia menyadari tak mudah menutup aktivitas penambangan emas ilegal di Seradala.

Menurutnya, perlu ada peraturan daerah untuk mengakomodasi rencana tersebut.

"Untuk benahi itu butuh 1 atau 2 bulan, kita akan hentikan karena itu satu daya tarik orang mau ke sini," kata Didimus.

Dalam waktu dua minggu terakhir, KKB diketahui kerap melakukan aksi kriminal bersenjata di wikayah Distrik Dekai.

Akibat aksi KKB, selama Agustus 2021 sudah ada tiga korban tewas dan beberapa rumah dibakar.

Satgas Nemangkawi menyebut para pelaku merupakan KKB yang di dalamnya diaktori oleh Tenius Gwijangge, Senat Soll, dan Temianus Magayang. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved