Breaking News:

Hutan Papua

Dukung Bupati Sorong Lindungi Hutan, Ini Seruan Duta Pembangunan Berkelanjutan Papua

Hutan Papua sedang dalam sorotan. Pelepasan lahan hutan diwilayah ini untuk kepentingan pengembangan perkebunan kelapa sawit semakin meresahkan

Editor: Musa Abubar
Humas Stafsus Billy Mambrasar for Tribun-Papua.com
Suasana Stat Khusus Presiden RI Billy Mambrasar memberikan bibit pohon 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Hutan Papua sedang dalam sorotan. Pelepasan lahan hutan diwilayah ini untuk kepentingan pengembangan perkebunan kelapa sawit semakin meresahkan.

Imbas dari hal ini berdampak pada gugatan kepada Bupati Sorong, Johny Kamuru oleh tiga perusahaan besar sawit yang dicabut izin perusahaannya oleh bupati setempat.

Baca juga: Fakfak Jadi Kabupaten Pertama di Papua yang Miliki Pusat Inkubasi Bisnis

Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar yang juga merangkap duta SDGs Indonesia mengatakan perlindungan hutan secara global dan hutan Papua pada khususnya sangatlah penting.

Lanjut dia, mengingat jumlah deforestasi di Papua semakin bertambah dan bisa mengakibatkan dampak ancaman bagi makhluk hidup.

Baca juga: Wabup Fakfak dan Stafsus Billy Luncurkan Inkubasi Bisnis dan Teknologi Pertama di Papua

"Dalam kacamata saya sebagai duta SDGs, deforestasi untuk kepentingan apapun terutama untuk usaha yang mengeruk insentif dan royalti adalah hal yang tidak memikirkan masa depan planet bumi,"kata Billy Mambrasar kepada Tribun-Papua.com, Jumat (27/8/2021).

Baca juga: Forum Organisasi Pemuda Lintas Papua Siap Dukung Penyelenggaraan PON

Menurut dia, karena perubahan secara permanen dari areal berhutan menjadi tidak berhutan atau yang dikenal dengan deforestasi bisa berakibat sangat merugikan.

"Kita harus mengukurnya dari cadangan karbon, gas yang disimpan oleh pohon dan biomassa di bawah dan sekelilingnya untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia dan seluruh mahluk hidup,"ujarnya.

Baca juga: 3 Tokoh KKB Bergabung dan Teror Yahukimo, Punya Penembak Jitu dengan Senjata Milik TNI

Sebab,kata dia, deforestasi erat dengan degradasi atau pengurangan lingkup hutan yaitu hilangnya cadangan karbon akibat berkurangnya tutupan hutan.

Dia menyebutkan pohon menyerap hasil pembakaran dari aktivitas manusia untuk menghasilkan oksigen bagi kelangsungan mahluk hidup.

Sehingga kegiatan deforestasi seperti pembebasan lahan untuk usaha perkebunan sawit dapat menghilangkan secara drastis cadangan karbon di areal hutan.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Venue Bulu Tangkis GOR Waringin Jayapura

Karena itu, pembabatan hutan alam dan mengonversinya menjadi perkebunan atau pertambangan akan menghilangkan peran dan fungsi hutan dalam menyerap karbon.

Itu artinya, menurut Billy Mambrasar tiap penebangan pohon menghilangkan kesempatan bumi berproses secara alamiah dalam menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi tiap tarikan napas manusia.

Baca juga: Konflik Pilkada Berkepanjangan, 1.000 Warga Yalimo Mengungsi

"Dalam posisi saya sebagai duta Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia dibawah Kementerian Bappenas,"katanya.

"Saya akan dorong percepatan kebijakan perlindungan hutan Papua sesuai dengan visi konservasi, dan hak masyarakat adat. Saya dibelakang keputusan Bapak yang saya hormati, Bupati Sorong Johny Kamuru,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved