Tribun Network

Luhut Perkenalkan Aplikasi Peduli Lindungi Dalam Launching Tribun Tangerang dan Tribun Bekasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jenderal TNI Luhut Binsar Panjaitan memperkenalkan aplikasi peduli lindungi

Tribun-Papua.com/Patricia Laura Bonyadone
Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jenderal TNI Luhut Binsar 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Tirza Bonyadone

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jenderal TNI Luhut Binsar Panjaitan memperkenalkan aplikasi peduli lindungi dalam lounching Tribun Tangerang dan Tribun Bekasi

Dalam acara Talkshow Nasional Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit, di Tengah Pandemi Covid-19 guna menjadi semarak peresmian awal bagi Tribun Tangerang dan Tribun Bekasi.

Baca juga: Makna Sabtu Suci yang Masuk dalam Rangkaian Perayaan Hari Paskah Umat Katolik

Pada acara yang sama, dihadiri secara virtual Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Jenderal TNI Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan, perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia terus menurun secara signifikan.

Jumlah kasus harian di Indonesia sejak Kamis (26/8/2021), turun menjadi 70,2 persen. Sementara untuk kasus Jawa dan Bali 78.6 persen.

Ia juga mengatakan, banyak kota yang level Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), semakin turun dari 4 kini ada 3 hingga di level 2.

Baca juga: Makna Sabtu Suci yang Masuk dalam Rangkaian Perayaan Hari Paskah Umat Katolik

"Lebih dari 60 persen daerah Jawa dan Bali telah berada di level 3 atau 2, artinya berbagai aktivitas ekonomi di wilayah tersebut dapat dimulai kembali meski dibatasi,"kata Luhut melalui Live streaming YouTube, Jumat (27/8/2021).

Selain itu, kata dia, pihaknya telah mencoba penerapan protokol kesehatan menggunakan plat foam peduli lindungi, di pusat perbelanjaan atau industri mall, restroran dan transportasi umum.

Mengingat situasi kehidupan akan berubah, masyarakat diharapkan dapat memahami dan mengikuti gaya hidup baru.

Baca juga: Terungkap Kasus Pembunuhan Perempuan Terbungkus Selimut, Dibunuh setelah Korban Minta Ganti Rugi

"Dalam dua minggu terakhir, kami melihat mobilitas dan aktivitas masyarakat dalam berbelanja mengalami peningkatan yang pesat, hal ini tentu sangat positif namun jika tidak berhati-hati cukup riskan penyebaran lagi,"ujarnya.

Luhut mengatakan, pembukaan ekonomi dilakukan harus secara bertahap dengan fokus penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Perlu diperhatikan 3 M, 3 T, akselerasi vaksin dan perluasan penggunaan plat foam peduli lindungi,"katanya.

Baca juga: Pansus PON XX Papua Sebut Pemerintah Pusat Belum Cairkan Rp1,4 Triliun Untuk Konsumsi Iven

Sesuai arahan Presiden Jokowi, kata dia, masyarakat harus bisa terbiasa hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Strategi yang tepat yakni keseimbangan hidup sehat, hidup yang bermanfaat secara ekonomi dengan disiplin prokes,"ujarnya.

Aplikasi digital peduli lindungi akan menjadi hal Urbana yang memang didorong, agar masyarakat paham betul dan aman saat beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Sebut 17 Kontestan Liga 1 2021 Bisa Buat Pusing Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago: Lawan Terberat

"Aplikasi ini akan mendeteksi secara screaning dan memastikan kita apakah menerapkan prokes atau tidak, dan melalui plat foam ini kapasitas pekerja di suatu perusahaan dapat terdereksi,"katanya.

Melalui sistem ini, Negara Indonesia menjadi lebih transparan dan memisahkan orang positif agar tidak berada di sekitar kita.

"Virus ini bukan aib ya, siapa saja bisa kena hanya kita berjaga agar tidak menularkan kepada orang lan,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved