Breaking News:

Korupsi di Papua Barat

Kasus Korupsi ATK di Sorong Bergulir, Jaksa Panggil Sekda

Dalam agenda pemanggilan tersebut, Sekda Kota Sorong, dicerca 20 pertanyaan oleh penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sorong.

Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Ridwan Abubakar Sangaji
TribunPapuaBarat.com/Safwan
Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Erwin PH Saragih, 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sorong, kembali dipanggil Kejaksaan, atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat tulis kantor (ATK).

Dalam agenda pemanggilan tersebut, Sekda Kota Sorong, dicerca 20 pertanyaan. 

"Beliau dipanggil sebagai saksi dalam perkara ATK," ujar, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Erwin PH Saragih, kepada awak media, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Kejaksaan Sorong Terima Berkas Perkara Pembunuhan Anggota Brimob

Selain Sekda, pihaknya telah memanggil sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah Kota Sorong, untuk diperiksa sebagai saksi. 

"Kita akan menggali terus keterangan saksi dan alat bukti lain, sehingga kasusnya tidak lama-lama. Kalau bisa, tahun ini sudah harus selesai," tuturnya. 

"Berikan kami kesempatan dalam 2021 untuk menuntaskan kasus ini. Kami memang betul-betul kerja, dan tidak main-main," kata Saragih.

Baca juga: Korupsi Insentif Guru, Kejaksaan Negeri Sorong Keluarkan Surat Penunjukan Jaksa

Dalam kasus ATK, pihaknya telah memanggil sekitar 20an saksi.

"Kalau kendala sementara belum ada. Hanya saja, kita butuh waktu untuk memastikan perkara tersebut layak tidak dilimpahkan ke pengadilan," ucapnya. 

Pokoknya, perkara ATK sebelum Desember 2021, harus telah tuntas. 

"Mari kita sama-sama mengawal, kalau cukup bukti langsung dilimpahkan ke pengadilan," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved