Ekonomi
Suami Istri ini Kirim Pinang ke Wamena dan Tolikara, Harga Per Karung Rp5,2 Juta
Bisnis penjualan pinang menjadi pilihan utama suami istri asal buton yang sehari-hari berjualan pinang di Pasar Youtefa, Distrik Abepura
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bisnis penjualan pinang menjadi pilihan utama suami istri asal buton yang sehari-hari berjualan pinang di Pasar Youtefa, Distrik Abepura,Kota Jayapura,Papua.
Hardyamin (36) mengatakan, usaha yang di gelutinya sudah empat tahun semenjak 2018 hingga 2021 ini.
"Kami sering datangkan pinang dari Arso dan Keerom, untuk dikirim ke kabupaten lain menggunakan cargo pesawat ,"kata Hardyamin kepada Tribun-Papua.com, Jumat (3/9/2021) di Abepura.
Baca juga: Viral Video Pria Mengamuk di Kantor Desa, Diduga Depresi setelah Kalah dalam Pilkades
Menurut dia, perharinya, satu sampai tiga karung ukuran 50 kg yang dikirim ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Tolikara.
"Selain jual pinang di Youtefa, kami juga sebagai pengirim, jadi ada pesanan baru di kirim ke Wamena atau Tolikara, "ujarnya.
Lanjut dia, sekali pengiriman mematok harga Rp5,2 juta per karung 50 kg.
Baca juga: Irjen Tornagogo : Penyerangan Poskoramil Kisor Tindakan Brutal
"Kami kirim dari pagi,perjalanan setengah jam,palingan pukul 09.00 WIT-10.00 WIT sudah sampai di tempat tujuan,"katanya.
Sementara itu, Nursia (31) istrinya menambahkan, usaha jualan pinang yang digeluti terbilang maksimal.
Baca juga: Tokoh Adat Deklarasikan Perlindungan Penyu di Kampung Yewena Depapre Jayapura
"Selama empat tahun usaha pengiriman pinang, sangat mampu menopang ekonomi keluarga," ujarnya.
Ia menambahkan, selama usaha pengiriman pinang, ekonomi keluarga terpenuhi.
"Kami bersyukur karena cocok bisnis pinang, sampai saat ini usaha berjalan lancar, "katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/bisnis-pinang-1.jpg)