Breaking News:

KKB Papua

Tak Punya Kasih, Kapendam Kasuari Minta Masyarakat Usir Teroris dari Papua Barat

Gerilyawan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), yang bersebrangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Papua Barat, bukan orang Papua

Istimewa
Kondisi terkini di Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat 

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Gerilyawan Komite Nasional Papua Barat (KNPB), yang bersebrangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Papua Barat, bukan merupakan bagian dari orang Papua.

Pasalnya, mayoritas orang Papua hidup dengan penuh kasih, rama dan bersahaja dengan masyarakat.

Baca juga: 5 Daerah Kasus Covid-19 Terbanyak di Provinsi Papua, Kota Jayapura Nomor 1

Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron, mengatakan kehadiran kelompok tersebut justru menghambat pembangunan di Papua Barat.

"Apalagi, tanah Papua ini adalah tanah Injil, dan agama mengajarkan kita untuk hidup dengan kasih," kata Pesireron, saat dihubungi TribunPapuaBarat.com, Sabtu (4/8/2021).

Harusnya, semua pihak saling membantu untuk mempercepat pembangunan di Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Update Covid-19 Provinsi Papua, Kasus Aktif Harian Kota Jayapura Bertambah 9 Orang

"Kalau ada yang bertindak secara brutal, dan tak berperikemanusiaan seperti ini, berarti dia bukan orang Papua. Itu teroris sudah,"ujarnya.

"Karena orang Papua itu penuh dengan kasih, kalau yang seperti itu adalah teroris,"katanya.

Lebih lanjut menurut dia, kehadiran TNI di Kisor, untuk menjamin keamanan dan turut berkontribusi dalam pembangunan di daerah tersebut.

Baca juga: Cerita Sumiato, Jadi Miliarder saat Terima Uang Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen: Awalnya Gak Ikhlas

"Kepada TNI saja mereka berani seperti itu, apalagi dengan masyarakat?" kata Kapendam XVIII/Kasuari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved