Breaking News:

Kisah di Balik Pohon Cemara yang Dijadikan Pohon Hias saat Hari Natal

Hari Natal yang biasa dirasakan Umat Kristiani identik dengan Pohon Cemara atau yang biasa disebut Pohon Natal.

Editor: Claudia Noventa
IStock
ILUSTRASI Perayaan Natal 

Selanjutnya, pohon natal tersebut dihias dengan berbagai macam hiasan seperti lampu, lonceng dan berbagai macam pernak-pernik lainnya.

Kehadiran pohon Natal menambah kemeriahan dan menjadi pelengkap perayaan Natal bagi yang merayakannya.

Namun, bagaimana sebenarnya asal-usul atau sejarah dari tradisi pohon natal tersebut?

Berikut uraian singkatnya.

Dikutip dari History.com, awal dari adanya pohon Natal berawal dari Jerman.

Jerman dikreditkan dengan mulainya tradisi pohon Natal pada abat ke-16 ketika orang Kristen yang taat membawa pohon hias ke rumah mereka.

Baca juga: Lakukan 6 Kegiatan Ini agar Momen Perayaan Hari Natal Semakin Hangat dan Istimewa

hias natal
hias pohon natal (Net)

Diyakini secara luas, bahwa Martin Luther, reformis Protestas abat ke-16, adalah orang yang pertama kali menambahkan lilin yang menyala ke pohon.

Saat ia sedang berada di luar rumah, ia melihat bintang yang berkelap-kelip di tengah pepohonan hijau.

Dari situ, ia ingin keluarganya di rumah juga melihat hal serupa.

Lantas ia mendirikan sebuah pohon di ruang utama dan mengikat ranting-rantingnya denan lilin.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved