Lipsus Burung Cenderawasih
Terkait Mahkota Cenderawasih, Pemerhati Lingkungan Desak PB PON Keluarkan Pernyataan Sikap
Menyikapi penggunaan Mahkota Cenderawasih asli sebagai aksesoris dalam penyambutan tamu saat PON, memicu reaksi keras dari berbagai bekalangan
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Maickel Karundeng
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara
TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA - Menyikapi penggunaan Mahkota Cenderawasih asli sebagai aksesoris dalam penyambutan tamu saat PON, memicu reaksi keras dari kalangan pemerhati lingkungan dan konservasi.
Pegiat lingkungan dan konservasi alam, Abdel Gamel Naser meminta dengan tegas kepada PB PON untuk mengeluarkan pernyataan sikap.
Baca juga: Pegiat Lingkungan Minta PB PON XX Papua Steril dari Mahkota Burung Cenderawasih
"Kami telah membuat petisi yang mendesak PB PON agar mengeluarkan surat ataupun pernyataan resmi, untuk menolak menggunakan Mahkota Cenderawasih asli,"kata Abdel Gamel Naser kepada Tribun-Papua.com,Selasa (7/9/2021)
Gamel juga meminta agar PB PON tak memfasilitasi dalam bentuk apapun, terkait pemanfaatan bagian tubuh Burung Cenderawasih dalam aksesoris, ataupun pernak pernik event empat tahunan itu.
Baca juga: Kontra Persela, Persipura Tanpa Ian Louis Kabes dan 2 Pemain Asing
Dalam petisi tersebut, pihaknya juga meminta kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua agar mengawal isu Mahkota Burung Cemderawasih itu.
"Selain itu, mari dijelaskan kepada publik terkait surat resmi yang dikirimkan kepada PB PON,"ujarnya.
Terkait pengawasan satwa endemik Papua jelang PON, Gamel juga mengharapkan agar BBKSDA Papua dapat memperketat pintu-pintu masuk, termasuk bandara dan pelabuhan laut.
Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa, 7 September 2021: Scorpio Cinta Berjalan Baik, Pisces Introspeksi
"Hal itu guna memastikan, tidak ada bagian ataupun potongan satwa berstatus dilindungi keluar dari Papua, terlebih mahkota Cenderawasih,"katanya.
Sebab, pihaknya khawatir perdagangan Mahkota Burung Cenderawasih akan marak saat PON.
Pria pendiri Komunitas Rumah Bakau Jayapura itu juga mengatakan, event PON ialah momentum yang tepat untuk kembali menggaungkan perlindungan Burung Cenderawasih.
Baca juga: Remaja 15 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandungnya, Terungkap saat Korban Cerita Langsung ke Ibu
"Sebenarnya, sejak dulu, berbagai macam festival diantaranya Festival Danau Sentani, Teluk Humboldt dan lainnya, kami selalu soroti,"katanya.
Hanya saja untuk event nasional sekelas PON, menurutnya hal ini harus disikapi dengan serius untuk melakukan penyadaran kembali, bagi masyarakat.
"Kalau Mahkota Cenderawasih itu milik Ondoafi atau kepala suku, maka serahkan kepada yang berhak mengenakannya,"tambah dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/burung-cenderawasih-1.jpg)