KKB Papua
BREAKING NEWS: Bupati dan Aparat Tinjau Pengungsi Maybrat Pascapenyerangan Posramil Kisor
Bupati Maybrat beserta rombongan tiba di lokasi sekira pukul 09.57 WIT, Kamis (9/9/2021).
Penulis: Safwan Ashari Raharusun | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MAYBRAT - Bupati Maybrat Bernard Sigrim bersama aparat gabungan TNI dan polisi meninjau para pengungsi di Aula Distrik Aitinyo, Kampung Tehak Kecil Maybrat, Papua Bara.
Pantauan TribunPapuaBarat.com, Bupati Maybrat beserta rombongan tiba di lokasi sekira pukul 09.57 WIT, Kamis (9/9/2021).
Baca juga: 700 Warga Maybrat Mengungsi ke Hutan, Aparat Diminta Hentikan Pengejaran KNPB
Baca juga: Irjen Tornagogo Sihombing: Tak Ada Operasi Militer di Maybrat
Dalam kunjungan, Bupati beserta rombongan memberikan arahan dan sosial kepada para warga yang sedang mengungsi akibat takut, pascapenyerangan yang mewewaskan 4 prajurit TNI di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan pada 2 September lalu.
Untuk diketahui, kehadiran TNI dan Polisi di Maybrat, untuk menjamin keselamatan masyarakat di daerah tersebut.
Selain melakukan sosialisasi, Bupati Bernard juga menyempatkan waktu untuk bercanda gurau dengan anak-anak yang ikut mengungsi bersama orang tuanya.
Peristiwa penyerangan yang menewaskan 4 orang prajurit TNI di Posramil Kisor, Maybrat, Papua Barat, merupakan pembantaian yang paling sadis sepanjang sejarah masyarakat Ayamaru, Aitinyo dan Aifat.
Demikian disampaikan Bupati Maybrat Bernard Sigrim, pekan lalu.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/9/2021) dini hari, jumlah penyerang diperkirakan sebanyak 50 orang.
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan penyerangan di Posramil Kisor dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST).
Sebanyak 4 orang prajurit TNI gugur, dua orang luka bacok, dan 5 orang dalam kondisi selamat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/9092021-pengungsi-maybrat.jpg)