Breaking News:

Manfaat Bayam Merah

Bayam Merah Banyak Manfaat, Petani: Saya Lebih Memilih Tanam Bayam Hijau

Kalau bayam hijau cepat tumbuh dancepat dipanen. Artinya, bagi petani manfaat dan keuntungan menanam bayam hijau lebih cepat terasa

Penulis: Nadila Larajina | Editor: M Choiruman
tribunwow.com
Manfaat dan cara mengolah bayam merah 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Nadila Larajina

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Bayam merah memang dikenal memiliki banyak manfaat dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Misalnya kandungan zat besi serta vitamin C. Kandungan tersebut dapat mencegah anemia hingga menjaga imun tubuh.

Meski kaya akan manfaat, namun petani bayam di Abepantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura Provinsi Papua ternyata lebih memilih menanam bayam hijau, dibanding harus menanam dan membudidayakan bayam merah.

20 Hari Menjelang PON XX 2021, Pernak Pernik PON Hiasi Bandar Udara Sentani Jayapura

Menurut La Rama, satu di antara beberapa petani bayam di Abepantai, Kota Jayapura, menjelaskan alasan dia lebih memilih menanam bayam hijau lantaran cepat tumbuh.

"Kalau bayam hijau cepat tumbuh, jadi cepat dipanen juga. Artinya, bagi petani manfaat dan keuntungan menanam bayam hijau lebih cepat terasa. Berbeda dengan bayam merah yang masa tumbuh dan panennya lebih lambat. Otomatis petani tidak cepat merasakan manfaatnya," kata Rama.

Kejar Vaksinasi, Polda Papua Keliling 6 Gereja di Kota Jayapura

Menurutnya, lebih menguntungkan menanam bayam hijau daripada bayam merah, lantaran cepat dijual.

Begitu halnya dengan petani bayam lainnya, Wa Sima. Ia mengaku sekali memanen bayam bisa sampai 400 ikat, bayam yang dipanen dijual ke pelanggannya Rp 4 ribu per ikat. Namun, kata dia, jika ia menjual eceran Rp 5 ribu hingga Rp 6 ribu per ikat.

"Kalau untuk pelanggan, mereka ambilnya banyak terus di jual lagi biasanya saya jual Rp4 ribu per ikat," ujarnya.

Yunus Wonda: Walau Ada Izin PON Dihadiri Penonton, Surat Vaksin “Tiket” Utama

Masih menurut Wa Sima, waktu panen bayam merah bisa sampai sebulan, bahkan bisa lebih. Namun bayam hijau cukup 20 hari saja sudah bisa dipanen. "Kalau cepat dipanen, uang bisa lebih cepat berputar juga," kata La Rama.

La Rama mengatakan, pelanggan sayuran juga lebih cenderung meminta bayam hijau.
"Banyak yang cari bayam hijau, kalau bayam merah ada juga tapi kadang-kadang saja, itupun pesannya dua tiga ikat," ujarnya.

Ia menambahkan, dia memanen bayam tergantung permintaan pelanggannya yang berjualan di pasar. Harga bayam, ia menjualnya dengan harga Rp 3 ribu per ikat kepada pelanggan. (*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved