Breaking News:

KKB Papua

Bupati Maybrat: Jangan Manfaatkan Situasi Untuk Memojokan Pemerintah

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim menegaskan situasi penyerangan Posramil Kisor dimanfaatkan untuk memojokan pemerintah

Editor: Musa Abubar
Tribun-Papua.com/Safwan Ashari Raharusun
Kondisi masyarakat Maybrat yang mengungsi di Distrik Aitinyo Raya 

TRIBUN-PAPUA.COM,JAYAPURA- Bupati Maybrat, Bernard Sagrim menegaskan situasi penyerangan Posramil Kisor dimanfaatkan untuk memojokan pemerintah.

"Kalau dia di Jayapura, Manokwari, dan Sorong, maka kita langsung jemput untuk lihat langsung. Jangan manfaatkan situasi untuk memojokkan pemerintah dan aparat,"katanya kepada awak media, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Bupati Maybrat Distribusikan Perlengkapan Sekolah kepada Anak di Tempat Pengungsian

Hal ini disampaikan menyusul informasi yang menyebutkan jumlah pengungsi di hutan pasca penyerangan Posramil Kisor, mencapai 2.086 jiwa.

Menurut Bupati Sagrim, sejak 2 September pihaknya telah melakukan langkah dengan turun mengecek kondisi pengungsi di beberapa Distrik.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Dekat Stadion Lukas Enembe Sentani Jayapura

Ia menjelaskan, masyarakat ini menyebrang ke Kampung tetangga untuk mencari perlindungan, keamanan dan pemulihan psikologi.

"Berdasarkan data hingga kemarin, yang menyebrang dari Aifat Timur Raya sekitar 400 jiwa, Aitinyo 300 jiwa, Ayamaru Selatan Jaya 8 kepala keluarga,"ujarnya.

Baca juga: Memastikan Kesiapan Klaster, Ketua Harian PB PON Papua Kunjungi Merauke

Tak hanya itu, untuk wilayah Aitinyo Utara sekitar beberapa.

"Data yang ada di kami hanya sekitar seribu jiwa, selain itu masih bergerak di wilayah Teluk Bintuni, dan Sorong,"katanya.

"Yang masih bergerak ke Kampung hanya sekitar 200 jiwa,"tambah dia.(*)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved