Pesawat Jatuh di Papua
Soal Pesawat Rimbun Air, Basarnas: Kami Sedang Lakukan Operasi TIM SAR di Mimika
"Untuk pesawat hilang kontak sudah diterima laporannya dan sudah dilakukan operasi SAR," kata Kepala Badan SAR Nasional Kelas 1A Jayapura, Sunarto.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik R Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Badan SAR Nasional (Basarnas) Kelas 1A Jayapura, sudah menerima laporan terkait jatuhnya pesawat Rimbun Air.
Kepala Badan SAR Nasional Kelas 1A Jayapura Sunarto, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan laporan.
"Untuk pesawat yang hilang kontak sudah diterima laporannya dan saat ini sudah dilakukan operasi SAR," kata Sunarto kepada Tribun-Papua.com, Rabu (15/9/2021) melalui pesan singkat.
Baca juga: Telepon Genggam Pilot Pesawat Rimbun Air yang Hilang Kontak di Intan Jaya Masih Aktif
Dikatakan, saat ini telah dilaksanakan operasi oleh kantor SAR Kabupaten Mimika yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Sebelumnya, pesawat Rimbun Air yang diawaki capten pilot H Mirza dan co pilot Fajar serta satu mekanik (engineering) Iswahyudi dikabarkan hilang kontak sebelum mendarat di Bandara Bilogai, Sugapa Intan Jaya pada pukul 7:10 WIT.
Penerbangan itu merupakan penerbangan cargo tanpa penumpang yang bertujuan menuju bandara Bilogai Sugapa, Intan Jaya, Papua.
Sejauh ini belum ada informasi dari pihak otoritas Bandara Nabire maupun Bilogai.
Baca juga: Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Intan Jaya Berisi 3 Kru, Berikut Namanya
Pukul 07.30 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan Pilot sebelum Hilang Kontak. Hingga saat ini tidak adanya kontak dari pesawat Rimbun Air PK OTW.
Sejauh ini belum ada informasi dari pihak otoritas bandara Nabire maupun Bilogai. (*)