ypmak
Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK)

Info Kejadian Sarmi

Warga Sarmi Tenggelam Saat Membuang Jaring, Yusup Ditemukan Meninggal

Dugaan sementara, korban tenggelam akibat terpeleset atau kehilangan keseimbangan saat sedang membuang jaring di sekitar pantai.

Tribun-Papua.com/Anderson Esris
TENGGELAM - Warga Sarmi bernama Yusup Mainatu (57) tenggelam saat membuang jaring di perairan sekitar Kampung Tafarewar, Distrik Sarmi  Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Sabtu (30/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Anderson Esris

TRIBUN-PAPUA.COM, SARMI - Seorang warga bernama Yusup Mainatu (57) dilaporkan tenggelam saat membuang jaring di perairan sekitar Kampung Tafarewar, Distrik Sarmi  Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, Sabtu (30/8/2025).

Persitiwa ini terjadi pada pagi hari dan sempat menggemparkan warga setempat.

Sekitar pukul 10.00 WIT, jenazah korban ditemukan oleh seorang warga bernama Maksi Pomen saat sedang duduk di depan rumahnya.

Ia melihat sesuatu mengapung di permukaan air dan setelah didekati, ternyata itu adalah tubuh korban yang telah meninggal dunia.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Punika Wenda Tenggelam di Kali Uwe Jayawijaya

Melihat hal tersebut, Maksi segera memberitahukan warga sekitar.

Masyarakat pun langsung bergerak cepat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sarmi untuk ditindaklanjuti.

Pihak kepolisian bersama warga segera mengevakuasi jenazah Yusup Mainatu dan membawanya ke Puskesmas Sarmi guna mendapatkan penanganan medis.

Namun, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia sebelum sampai ke fasilitas kesehatan.

Dugaan sementara, korban tenggelam akibat terpeleset atau kehilangan keseimbangan saat sedang membuang jaring di sekitar pantai.

Namun demikian, pihak kepolisian masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Baca juga: Longboat Tenggelam Dihantam Ombak di Perairan Puriri Mimika: Satu Orang Hilang, Dua Selamat

Kapolsek Sarmi Kota Iptu Suhartono mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, khususnya bagi yang berprofesi sebagai nelayan.

 "Kami turut berduka cita dan berharap keluarga diberi ketabahan atas kejadian ini," ujarnya.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Suasana duka menyelimuti warga sekitar yang mengenal korban sebagai sosok yang ramah dan rajin melaut. (*)
 

 

Sumber: Tribun Papua
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved